Mediumindonesia.com, Banda Aceh – Warga Gampong Kopelma Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh meminta Pemko Banda Aceh untuk melakukan perluasan Badan Jalan di Inong Balee, karena padatnya arus lalulintas hingga rawan kemacetan.
Akibat badan jalan yang semakin menyempit aktivitas warga di wilayah tersebut sangat terganggu, padat aktifitas lalu lintas sehingga kerap terjadi kemacetan dan rawan kecelakaan. Rizki Maulizar (28) warga setempat. Jum’at, (19/8/2022)
Sebelum banyak menimbulkan keresahan masyarakat yang berlarut Anggota DPRK Banda Aceh H. Heri Julius S.Sos MM, Kadis PUPR Kota Banda Aceh Muhammad Yasir ST MT, didampingi Keuchik, Mukim, para Kadus, dan perangkat gampong setempat melakukan survei lokasi.
“Selaku anggota DPRK Banda Aceh kita siap memfasilitasi dan memediasi warga Gampong Kopelma Darussalam terkait jalan yang sudah sangat sempit hingga kerap mengalami kemacetan berlalu lintas. Kata Heri Julius.
“Kalau melihat kondisi saat ini, badan jalan tersebut memang sudah layak diperluas atau segera dibangun tutup saluran (drainase).
Keuchik Gampong Kopelma Darussalam, Ir Eddi sangat berharap badan jalan tersebut dapat diperluas karena kerap sekali menimbulkan kecelakaan .
Ia juga menyebut bahwa dirinya sudah berkoordinasi langsung dengan beberapa pihak termasuk Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), dan Camat Syiah Kuala, terkait usulan perluasan badan jalan.
Untuk itu Keuchik Kopelma Darussalam, Eddi sangat berharap Pemko Banda Aceh melalui instansi terkait untuk kiranya dapat segera merealisasikan.
“Terimakasih kepada pak Heri Julius selaku ketua Komisi II DPRK Banda Aceh yang telah merespon langsung perihal tersebut, begitupun respek dan tanggapannya dalam menyahuti terhadap apa yang disampaikan masyarakat Gampong Kopelma Darussalam.”
“Saya katakan kepada masyarakat bahwa jika hal ini dapat direalisasi nantinya, merupakan wujud dari apa yang dilakukan oleh pak Heri Julius,” ungkapnya.(C)
Penulis : Rizki





























































































Discussion about this post