Selalu Ada Iblis di antara Muhammadiyah dengan NU

  • Bagikan
Andi Jamaro Dulung. Foto dok

Dulu Tahun 1998 bersama saya dan Ali Muhtar Ngabalin menjemput Buya Syafii Maarif (Ketua Umum PP Muhammadiyah) di Dewan Pertimbangan Agung (DPA) untuk dibawa ke PBNU menemui GUSDUR (Ketua Umum PBNU)

Pertemuan itulah yang menjadi cikal bakal lahirnya arus pilitik baru yang disebut Poros Tengah.

Poros inilah yang melahirkan GUSDUR Jadi Peresiden, Amin Rais jadi Ketua MPR dan Akbar Tanjung Ketua DPR.

Sahabat saya Anhar memposting vidio, “kader Ansor di Pasuruan membuat seruan BAIKOT lembaga amaliah Muhammadiyah”. Tetancamlah Rumah Sakit dan Sekolah Muhammadiyah tidak dapat pengunjung dan siswa.

Disertai dengan kalimat pendek “ammpunnnnnn dech”

Saya jawab “selalu ada iblis diantara Muhammadiyah dengan NU” manusia tidak boleh kalah dengan Iblis”.

Baca Juga:   MUTIARA KEPEMIMPINAN

Beliau menjawab dengan singkat “setuju Daeng”.

Menjelang PILPRES iblis semakin banyak bergentayangan untuk mrmporak porandakan persatuan Umat Islam.

Jadilah manusia, berhentilah jadi ilblis.

Andi Jamaro Dulung (AJD)
Jakarta 27 Oktober 2021.

  • Bagikan
Medium Indonesia Apakah Anda ingin lanjut membaca berita Tidak Iya