Konvensi NU Tunjukkan Keseriusan jadi Capres RI 2024 – 2029

  • Bagikan
Andi Jamaro Dulung

Mediumindonesia.com Sumut – Capres RI 2024-2029 Konvensi NU Dr Andi Jamaro Dulung menunjukkan keseriusannya.

Ia mulai menggalang kekuatan di Pulau Sumatera. Andi Jumaro bertemu sejumlah tokoh masyarakat, Ormas Islam dan sejumlah pesantren .

Hal tersebut diungkapna Andi Jamarotanya ketika Ngobrol pada program Podcast Ngorbit, Rabu (11/8/2021) di Kantor Harian Orbit Komplek Bumi Asri Medan.

Jamaro menjawab pertanyaan keseriusannya pada Capres 2024-2029 mendatang.

“Orang mau mencalon RT saja serius, lah ini mau jadi Capres kok nggak serius. Ya saya seriuslah adinda,”kata Andi Jamaro.

Mantan Anggota DPR RI dua priode itu menjelaskan keseriusannya dibuktikan dengan menggalang kembali sahabat-sahabat yang selama ini sudah terjalin, termasuk di Sumut.

” Saya ini kader PMII, Kader GP Ansor dan menjadi Komandan Banser tentu memiliki sahabat yang banyak yang tersebar di seluruh nusantara ini. Jadi ini bagian dari kekuatan saya untuk memenangkan Konvensi Capres NU ke depannya,” kata Ketua PBNU 1999-2009 itu.

Jamaro mengungkapkan banyak yang menganggap dirinya setelah tidak duduk di legislatif akan ‘gantung sepatu’ dan beralih menjadi coach (pelatih) , namun itu terbantahkan setelah nama saya masuk dalam bursa survey Konvensi Capres RI 2024-2029 yang dilakukan oleh NU, bahkan disurvey pertama saya berada di peringkat teratas.

Baca Juga:   Dihari Jadi Bone ke-691, Ini Disampaikan Plt Gubernur Sulsel

” Munculnya nama Andi Jamaro Dulung dalam bursa Capres Konvensi NU ini ternyata menghidupkan kembali sel-sel yang selama ini tidur dan menaikkan ghiroh (semangat) untuk berkompetisi di Pilpres 2024 mendatang,” ujar Jamaro.

Mengenai anggapan bahwa orang di Pulau Jawa sulit menjadi Presiden Jamaro dengan tegas membantahnya.

“Anggapan itu sudah terbantahkan itu bisa dibuktikan dengan adanya tokoh dari luar pulau jawa menjadi pemimpin di negeri ini, seperti BJ Habibi, Yusuf Kalla, Idham Chalid, Moh Hatta. H Adam Malik dan lainnya. Sebagai anak bangsa saya punya peluang untuk menjadi presiden bahkan saya memenuhi syarat, yakni Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, Warga Negara Indonesia, Sehat Jasmani dan Rohani, Berhak memilih dan dipilih, Tidak pernah melakukan perbuatan tercela. Itu sudah saya penuhi .Jadi tidak ada satu halpun yang menghalangi saya menjadi Presiden,” kata Jamaro kembali.

Soal finansial untuk sebagai Capres, mantan Rektor Universitas NU Jakarta ini mengungkapkan sepanjang sejarah Indonesia tidak ada satupun Presiden itu berasal dari orang kaya, semuanya berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja dan bukan konglomerat.

Baca Juga:   Danrem 141/Tp Sampaikan Progja dan Teken Zona Integritas Korem 141/ Tp

” Bukti yang teranyar adalah Presiden Joko Widodo. Dari keluarga yang sederhana namun menjadi menjadi presiden. Ini menjadi bukti bahwa menjadi presiden tidak harus jadi orang kaya,” kata Jamaro.

Jamaro mengisahkan bagaimana Presiden KH Abdurrahman Wahid memimpin negeri, beliau menjadi presiden tidak pakai uang sepeserpun, beliau dipilih karena ketokohan dan kecerdasannya serta memiliki jaringan yang kuat.

“Bayangkan Gusdur dari keluarga sederhana mampu menjadi pemimpin di negeri ini. Saya orang yang paling dekat dengan Gusdur ketika menjadi presiden saya tahu sekali soal keuangan Gusdur beliau sangat sederhana sekali,’ kata Jamaro.

Terkait Konvensi Capres NU, Jamaro mengungkapkan langkah ini merupakan langkat yang sangat strategis karena tokoh-tokoh NU dinilai oleh publik tidak hanya bagi warga Nahdiyin tapi juga bagi masyarakat yang berada di luar Nahdiyin hal ini membuktikan bahwa tokoh-tokoh layak untuk memimpin negeri ini.

Baca Juga:   Andi Djamarro Beri Ucapan Selamat Atas Penunjukan Sebagai Komut PT KAI, Kyai Aqil Siradj : Gaji Saya Untuk Santri Tidak Mampu

”Konvensi ini akan terus berlanjut sampai nanti pada waktu yang sudah ditetapkan kita berharap siapapun nantinya yang benar-benar diusung menadi Capres harus menjadikan Indonesia menjadi lebih baik,” kata Jamaro.

Andi Jamaro merupakan salah satu Tokoh NU yang berada di luar Pulau Jawa masuk dalam Capres Konvensi NU, Tokoh NU lainnya yang dari luar Pulau Jawa adalah KH Nasaruddin Umar dan Wahiduddin Adams dari Sumatera .Dala \m Konvensi Capres NU itu ada sejumlah tokoh yang ikut disurvey diantaranya Muhammad Mahfud MD, Muhaimin Iskandar , Khofifiah Indar Parawansa, KH Said Aqil Siradj dan lainnya.

Andi Jamaro Dulung Jamaro lahir di Soppeng, Sulawesi Selatan, Indonesia, 12 Desember 1960, beristrikan Andi Nurhiyari dan dikaruniai empat orang anak. Terakhir beliau menjabat di Komisi VII DPR RI dari Fraki PPP Priode 2014-2019 setelah menggantikan Andi M Ghalib yang wafat pada 16 Mei 2016 . Beliau meraih gelar S1 di Fakultas Ilmu Pendidikan IKIP Ujung Pandang (1986), S2 Magister Psikologi Unpad Bandung (1993), S3 Doktor Teknologi Pendidikan UNJ (2000).

  • Bagikan

advertisement
Terima Update Berita    OK No thanks