Mediumindonesia.com, Lhoksukon - Owner Dayah Kupi Drs. Tgk. H. Syahrul selaku Inisiator Pendiri Konsorsium Dayah Se Aceh adakan pertemuan dengan Para Ulama, Pengusaha, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Pimpinan Daerah yang digelar di Dayah Kupi, Syamtalira Aron, Aceh Utara, Minggu, 11 September 2022.
Acara yang bertajuk “Sinergi Bersama Untuk Kebangkitan Ekonomi Dayah” ini dipandu langsung oleh moderator ternama yaitu Ir. Muhammad Hatta, S.ST., MT Koordinator Humas dan Kerja Sama Politeknik Negeri Lhokseumawe.
H. Syahrul dalam paparannya mengatakan menurut data tahun 2022 jumlah Dayah atau Pondok Pesantren yang ada di Aceh sebanyak 1.626 dan jumlah santri serta guru ngaji lebih kurang mencapai 250.000 orang.
“Bayangkan, jumlah santri yang sangat besar menjadi ujung tombak dalam memajukan ekonomi Dayah dan masyarakat. Kita sudah memiliki pasar sendiri, kita butuh branding dan itu adalah Dayah,” ujar Pengusaha sukses di Malaysia asal Lhoksukon itu.
Lebih lanjut Pendiri Dayah Madinah Lhoksukon ini menjelaskan, tujuan pendirian Dayah Konsorsium ini untuk menuju kemandirian ekonomi dayah, meningkatkan kemampuan ekonomi dan pendapatan Dayah, serta melahirkan generasi Dayah yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat yang berkewirausahaan.
Mewakili ulama Dayah, Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab atau yang akrab disapa Tu Sop Jeunieb, dalam sambutannya menyampaikan sangat mendukung dan optimis dengan ide besar yang disampaikan H Syahrul itu.
Menurutnya, untuk membangun sebuah usaha harus diatur oleh sistem. Tu Sop sependapat dengan inisiator Konsorsium Dayah ini, bahwa harus kita lakukan survei untuk melihat pangsa pasar.
Sementara Pj. Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah, AP., M.Si dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Pemkab Aceh Utara sangat mendukung pendirian Konsorsium Dayah serta memberi ilustrasi, dengan jumlah santri dan guru sebanyak 250.000 seluruh Aceh.
“Jika mereka membeli odol atau pasta gigi saja, karena tidak ada orang yang tidak menggosok gigi, maka berapa jumlah odol yang harus kita pasok ke market yang ada di Dayah. Ini potensi luar biasa untuk penguatan ekonomi umat,” jelas orang nomor satu di Aceh Utara itu.
Ketua MPU Aceh Utara, Tgk H. Abdul Manan atau Abu Manan Blang Jruen sapaan akrabnya, mendukung ide besar ini, dan menyarankan agar H. Syahrul yang berada di garda terdepan, sementara para ulama ikut bersama.
Adapun Rektor Universitas Malikussaleh Prof. Dr. Ir. H. Herman Fithra, ST., MT., IPM., ASEAN.Eng, mendukung dan menyatakan keyakinannya, bahwa forum sinergi bersama pendirian Konsorsium Dayah Se Aceh ini akan mampu diwujudkan dengan secara bersama.
Hariadi yang hadir selaku pengusaha, dirinya sangat tertarik dengan tema Sinergi bersama. Katanya, walau memang berat untuk membentuk sebuah Konsorsium, kita membangun emiten baru, IPO dan juga saham. Ia juga mengingatkan agar membangun sistem untuk mengurangi resiko rugi, serta mengusulkan bidang kesehatan, misalkan mendirikan Dayah Medical Center.
Selanjutnya…


































































































































































Discussion about this post