Duga Anaknya dibunuh, Sang Ibu Minta Polres Soppeng Usut Tuntas

  • Bagikan
Ibu Nurlina beserta kuasa hukumnya Saat melakukan jumpa pers di LBH Cita Keadilan Kabupaten Soppeng, Selasa

Soppeng, mediumindonesia.com – Penyebab Kematian Lenni Suryana yang dinilai ganjal dari pihak keluarga kini sudah mulai ada sedikit titik terang. Hal tersebut diungkapkan Nurlina ibu dari Lenni Suryana didampingi kuasa hukumnya Abdul Rasyid saat sesi jumpa pers di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cita Keadilan di Salotungo Kelurahan Lalabata Rilau Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Selasa (2/3/2021).

Nurlina berpendapat kematian putrinya bukan disebabkan karena bunuh diri dengan cara gantung diri, tetapi dirinya menduga anaknya sengaja dibunuh.

“Setelah melihat hasil autopsi putri saya di Polsek Liliriaja saya menduga anak saya sengaja dibunuh dan bukan bunuh diri,”katanya.

Dijelaskan Nurlina bahwa berdasarkan hasil otopsi putrinya, terdapat beberapa luka yang diakibatkan pukulan benda tumpul.

Baca Juga:   Reses di Bulukumba, AIA Utamakan Program Padat Karya

“Melihat hasil otopsinya, tulang rawan gondok putri saya patah yang diakibatkan pukulan benda tumpul,”sebutnya.

Untuk itu, Nurlina berpendapat bahwa kematian putrinya ada yang ganjal dan mendorong pihak kepolisian untuk segera mengungkap penyebab kematian putrinya.

Sementara Kuasa Hukum Nurlina Abdul Rasyid meminta kepolisian serius menangani kasus kliennya tersebut.

“Melihat hasil otopsinya, tentukan kematian Lenni Suryana bukan disebabkan karena gantung diri melainkan terdapat pukulan benda tumpul dan itu bisa menjadi bukti kuat pihak kepolisian untuk mengusut kematian Lenni Suryana,”ujar Abdul Rasyid.

“Kami berharap kepolisian segera mengungkap siapa pelaku dibalik kematian Lenni Suryana,”harapnya. (**RD)

  • Bagikan