Mediumindonesia.com, Makassar - Kenaikan harga BBM bersubsidi akan berdampak terhadap semua sendi kehidupan sehingga itu mendapat penolakan dari mahasiswa.
Aliansi Mahasiswa Universitas Negeri Makassar melakukan demonstrasi di depan Gedung Phinis sambil menutup jalan sehingga hal demikian mengakibat kemacetan.
Koordinator Kemahasiswaan Universitas Negeri Makassar H. Haluddin, S.Sos ikut serta dalam mendampingi mahasiswa yang sedang melakukan orasi.
H. Haluddin mengatakan tidak melarang mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya namun mahasiswa juga harus menjaga etika dalam menyampaikan aspirasinya.
“Saya tidak pernah melarang mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya, Mala saya akan mendukung jika mahasiswa kalau mereka menyampaikan dengan cara yang benar, tetap menjunjung tinggi nilai-nilai tata krama dan sopan santun,” jelasnya.
Ketua Umum HS-BODYGUARD itu juga menjelaskan bahwa sangat sepakat dengan tuntutan anak-anak mahasiswa, karena kenaikan harga BBM bersubsidi memang sangat merugikan masyarakat karena berdampak ke semua sektor.
“Perlu memang disuarakan terkait naiknya harga BBM bersubsidi ini, karena dengan naiknya harga BBM maka semua sektor akan berdampak terutama dari sektor ekonomi,” terangnya.
Penulis: KMR









































Discussion about this post