Mediumindonesia.com, Pemalang - Dunia anak-anak adalah dunia permainan, dimana segala sesuatu yang ada disekitarnya adalah wahana atau media yang bisa di jadikan tempat bermain bersama temannya.
Seperti halnya di Kelurahan Bojongbata, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa tengah, terlihat sejumlah anak-anak mengeksplorasikan kegembiraannya dengan cara bermain di selokan air.
Diketahui, Kelurahan Bojongbata satu di antara beberapa Kelurahan terpadat penduduknya, Fasilitas Umum Seperti arena buat bermain anak semakin terkikis sempit dengan laju Pembangunan, Fasilitas lain, seperti Gedung Perkantoran, Sekolah, Perumahan sehingga untuk melampiaskan waktu bermain bagi anak-anak semakin kehilangan tempat.
Akan tetapi itulah Anak -anak, ibarat pepatah “Tak ada akar, Rotanpun jadi”. Anak- anak kampung Mengoneng-Bojongbatapun bisa “Tak ada Kolam renang, Saluran selokanpun Jadi.
Gelak tawa, candaria, disela balik wajah polos mereka, tanpa ada rasa iri, sirik dan dengki, mereka memperlihatkan kekompakan menikmati suasana bermain dengan mandi dan berenang bersama di selokan air.
Nampak tawa lepas anak anak, berjungkir balik melompat dari pintu air, pembagi debit air selokan, sesekali sembari salin memercikan air di wajah mereka, itulah ekspresi kebahagiaan mereka.
Jaya, Abdul dan Dani, adalah anak-anak kampung, di pinggiran kota Pemalang, rata-rata orang tua mereka bekerja sebagai buruh lepas, dalam mencari nafkah untuk penghidupan keluarga, penghasilannya tidak menentu, jangankan untuk mengajak anak mereka berwisata, untuk makan saja mereka kerepotan.
Berangkat dari keterbatasan kondisi orang tua mereka, anak-anak kampung mengerti akan keadaan ekonomi orangtuanya, sehingga mereka harus pandai-pandai memanfaatkan apa yang ada di sekitar tempat tinggal mereka.


















































Discussion about this post