Mediumindonesia.com, Jeneponto - Ketua Partai Demokrat Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Andi Kaharuddin Mustamu angkat bicara soal kasus yang menimpah anggota partainya.
Islam Iskandar ditetapkan jadi tersangka oleh Polda Sulsel atas dugaan korupsi marka jalan tahun 2019 bersama dua tersangka lain.
Menurut Mustamu, kejelasan mengenai status Islam Iskandar jadi tersangka atau tidak dinilai masih simpang siur hingga kini.
“Iya di berita saya dengar tapi masih simpan siur,” kata Andi Kaharuddin Mustamu kepada wartawan via telepon, belum lama ini.
Kepada Mustamu, Ia mengaku tidak pernah diperiksa oleh Polda Sulsel terkait keterlibatannya dalam proyek itu.
“Dan Islam juga tidak pernah di tanya sama Polda sebelumnya tiba-tiba tersangka kalau menurut dia,” jelasnya.
Namun sayangnya, Kaharuddin Mustamu terkesan tidak terlalu mencampuri perkembangan kasus tersebut.
Sebelumnya, Iksan Iskandar juga mengaku tak pernah dipernah diperiksa dalam kasus dugaan korupsi. Dia baru akan mengonfirmasi hal ini kepada Polda Sulsel.
“Tunggu brother saya mau pastikan ini di pak dir kenapa ada berita,” kata Islam Iskandar saat dihubungi via seluler, Senin (22/8/2022).
Bukan hanya itu, ia mengaku sama sekali tidak pernah dipanggil oleh penyidik apalagi sempat diperiksa terkait dugaan kasus korupsi ini.
“Belum - belum iyah, tunggu-tunggu dulu ada telfonnya pak Kanit,” pungkasnya,” pungkasnya.
Penulis: Akbar/B



















































Discussion about this post