Kondisi Pasar Cekkeng Kumuh, Mantan Jubir Harapan Baru : Pemerintah Sebelumnya Buat Apa?

  • Bagikan
Kondisi drainase Pasar Cekkeng dipenuhi sampah yang menyumbat saluran air dan menimbulkan bau busuk.

Bulukumba, mediumindonesia.com – Setelah sebelumnya Wakil Bupati Bukukumba A. Edy Manaf menyoroti soal banyaknya kotoran sapi di sekitar Pasar rakyat Cekkeng, kali ini mantan jubir Harapan Baru turut mengomentari keadaan saluran yang berada sekitar Pasar Cekkeng.

Diketahui sore tadi Bupati Bulukumba A. Muchtar Ali Yusuf (A. Utta) jalan-jalan mengelilingi Kota Bulukumba dan sempat melihat drainase yang berada di Pasar Cekkeng, terlihat drainase tidak bisa berfungsi karena dipenuhi sampah.

Salah seorang warga mengatakan pemandangan ini sudah berlangsung lama dan berharap pemerintah sekarang mampu mengatasi hal tersebut. Terlebih sudah mendekati musim hujan, dikhawatirkan keadaan tersebut menjadi pemicu terjadinya banjir yang kerap melanda kota Bulukumba setiap tahunnya.

Baca Juga:   Andi Utta Berkunjung di Balla Lompoa Tanuntung, Ini Yang Disampaikannya

Baca juga : Atasi Banjir, Bupati Bentuk Tim Pengendali Banjir

Dari pantauan tercium bau busuk yang cukup menyengat akibat menumpuknya sampah yang menyumbat saluran air. Tentunya ini akan mengganggu kesehatan warga sekitar dan keasrian kota.

Mantan Jubir “Harapan Baru” Mukhrijil Hayyan yang akrab disapa Yayan turut mengomentari permasalahan tersebut. Harapannya pada pemerintahan sekarang, mampu membenahi masalah yang terbilang klasik tersebut namun dapat berdampak buruk jika dibiarkan terus menerus dengan kondisi seperti itu.

“Saya dan tentunya masyarakat berharap masalah ini bisa segera dibenahi. Kalau tidak dikerja, akan menimbulkan masalah lainnya seperti penyebab terjadinya banjir,” kata Yayan.

Baca juga : Andi Utta : Saya Tidak Punya Beban Pada Pengusaha Dan Timses, Saya Hanya punya Beban Pada Rakyat Dan Daerah Bulukumba Yang Lebih Baik

Baca Juga:   Andi Sudirman Merasa Bersyukur Soal Penanganan Covid 19 Di Sulsel, Ini sebabnya

Dia pun menyayangkan Pemerintahan sebelumnya yang dianggap kurang memperhatikan keadaan tersebut.

“Kejadian ini sudah berlangsung lama, perlu perhatian ekstra, jangan dianggap remeh, ini Pemerintah sebelumnya buat apa?” ungkapnya.

Yayan juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama pada saluran air.(**/aea)

  • Bagikan