Seorang Pelaku Penganiayaan Terhadap Anggota TNI Di Bulukumba Tertangkap, Dua Orang Masih Buron.

  • Bagikan
Anggota Resmob Polres Bulukumba berhasil mengamankan Bobby (tengah) terduga pelaku tindak pidana penganiayaan. Foto : Dok/istimewa

Bulukumba, mediumindonesia.com – Anggota Resmob Polres Bulukumba yang dipimpin langsung KBO Reskrim Ipda Muh. Dasri berhasil mengamankan salah seorang dari tiga terduga pelaku penganiayaan terhadap Serda Alfa Rhabi (25) yang merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di Korem 132 Tadulako, Kodam 13 Merdeka.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun pihak kepolisian, akhirnya pelaku A. Muhammad Fachril Syah alias Bobby (18) ditangkap di Jl. Atletik Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan pada hari Selasa, 9 Maret 2021, sekitar pukul 20:30 WITA.

Pada saat dilakukan introgasi, Bobby mengakui tindakan penganiayaan terhadap Serda Alfa Rhabi di depan Warkop Zaki yang terletak di Jalan Muh. Hatta, Bulukumba.

Baca Juga:   Keroyok Anggota TNI, Pemuda Diancam Tujuh Tahun Penjara

Bersama dua rekannya yang saat ini masih buron, Bobby menjelaskan ketika korban yang mengendarai sepeda motor yang melintas di depan Warkop Zaki, langsung menikam lengan tangan kanan korban menggunakan sebilah badik pada hari Kamis, (4/3), malam.

Alhasil, aksi pelaku membuat korban mengalami luka robek serta jidat mengalami luka memar. Korban yang merasa keberatan, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bulukumba guna penyelidikan lebih lanjut.

Lebih lanjut AKBP Gany Alamsyah Hatta mengatakan bahwa, pelaku melakukan pengeroyokan kepada Serda Alfa Rhabi dengan memukuli menggunakan kepalan tangan.

“Pelaku Bobby mengaku memukuli korban dengan kepalan tangannya,” ujar Gany.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan, dua pelaku lainnya diduga bersembunyi di Limbung, Kabupaten Gowa. Namun pada saat mendatangi tempat tersebut, polisi tidak berhasil menangkap pelaku. Diduga kedua pelaku yang telah dikantongi identitasnya dan kini berstatus DPO telah kabur keluar daerah setelah melakukan tindak pidana pengeroyokan. Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengejaran.

Baca Juga:   Andi. Edy Manaf Minta OPD, Rekrut Honorer atau Pihak Ketiga Secara Terpusat dan Terkoordinasi.

“Kedua pelaku yang melakukan pembacokan dan tindakan pengeroyokan terhadap korban kini berstatus DPO. Identitasnya pun sudah kami kantongi,” jelas Gany.

Sementara itu, Gany lebih lanjut menjelaskan pihaknya masih mendalami kasus penganiyaan dan pengeroyokan ini.(**aea)

  • Bagikan