Mangrove Luppung Manyampa, Ide Webinar Nasional Wisata Desa

  • Bagikan

Bulukumba, mediumindonesia.com– Ada kabar gembira khususnya untuk para penggiat wisata. Sebuah Webinar yang mengusung tema “Membangun Pariwisata Berbasis SDGs” akan digelar pada Minggu (21/2) pukul 9.00 Wita. Bagi yang berminat dapat mengkases via Google Meet: https://meet.google.com/pck-zcqi-cng?pli=1

Webinar ini mengangkat topik seputar pembangunan pariwisata berkelanjutan atau lebih familiar disebut pariwisata berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) sebab melalui program ini akan didorong keberlangsungan pembangunan dunia pariwisata.

Ide brilian ini berangkat dari Wisata Mangrove Luppung Manyampa yang tengah dipersiapkan menjadi wisata percontohan se-Indonesia. Dengan begitu, webinar ini dapat menjadi media diskusi dan sharing soal pengembangan wisata desa.

Melalui kegiatan ini diharapkan mendorong upaya pemberdayaan desa untuk terus melakukan pembenahan dan langkah nyata untuk menghadirkan potensi wisata sebagai bagian yang urgen dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:   Plt Gubernur Resmikan Jalan Terisolir di Kadundung - Latimojong. Ini Harapannya

Narasumber seperti Abbas Madda, Kepala Desa Manyampa selaku inisiator Wisata Mangrove akan berbicara dalam webinar ini. Selain itu ada pula Tasman Ambar Mattuliang yang merupakan Tim Pengembangan Desa Anindhaloka Jakarta.

Webinar sehari ini berkolaborasi dengan KKN Entrepreneur XV Unifa Manyampa, Karang Taruna Buhung Barania Manyampa dan disponsori oleh BUMDes Mutiara Manyampa serta didukung oleh BPD Manyampa, Himpunan Pemuda Mallatei (HPM), Pojok Baca Konjoa dan bukabaca.id sebagai media partner.

Untuk diketahui, destinasi wisata Mangrove Luppung Desa Manyampa Bulukumba adalah kawasan wisata hutan bakau yang dibangun oleh pemerintah dan masyarakat Desa Manyampa. Sebelumnya, kawasan ini kumuh, namun kini disulap menjadi kawasan obyek wisata.

Baca Juga:   Lupa Matikan Kompor, 1 Unit Rumah Panggung di Desa Bontomasila Dilalap sijago merah, Begini Kondisinya

Selain sebagai obyek wisata , kawasan ini juga bisa menjadi lokasi penelitian dan pengembangan yang terkait dengan lingkungan dan ekosistem yang ada di laut dan pantai. Kawasan ini kini menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kabupaten Bulukumba.  

  • Bagikan

advertisement
Terima Update Berita    OK No thanks