Asisten II: Coaching Clinic untuk Melaksanakan Program Bupati dan Wabup 1 Periode Pemerintahan

  • Bagikan
Tampak suasana kegiatan Coaching Clinic di Hotel Novotel Makassar

MAKASSAR, mediumindonesia.com – Bupati Bulukumba diwakili Asisten administrasi pembangunan (Asisten II) Djunaidi Abdillah, membuka coaching clinic penyusunan dokumen restra perangkat daerah

Kegiatan ini dilaksankan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappenda) Bulukumba yang berlangsung di hotel Novotel Grand Shayla, Jl. Jenderal Soedirman Makassar. Kegiatan berlangsung sejak Jumat, (12/3) dan berakhir Minggu (14/3). Kegiatan ini dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemerintah kabupaten Bulukumba.

Bupati Bulukumba yang diwakili Asisten II Djunaedi Abdillah menjelaskan, Rencana strategis (Renstra) pada hakekatnya merupakan dokumen perencanaan suatu lembaga yang menentukan strategi atau arahan, dan digunakan sebagai dasar dalam mengambil keputusan untuk mengalokasikan sumber daya termaksud modal dan sumber daya manusia dalam mencapai tujuan

Restra perangkat daerah adalah suatu dokumen perencanaan yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu 1 – 5 tahun sehubungan dengan tugas dan fungsi perangkat daerah dengan memperhitungkan perkembangan lingkungan strategis yang digunakan untuk melakukan proyeksi kondisi pada masa depan

Baca Juga:   Bupati Andi Utta Ajak Dai Muda Wujudkan Kedamaian dan Ketertiban di Bulukumba

Di dalam renstra digambarkan tujuan, sasaran, kebijakan, program dan kegiatan yang merupakan proses berkelanjutan dari pembuat keputusan, ungkap Djunaidi Abdillah, mewakili Bupati Bulukumba dalam sambutanya.

Lebih lanjut Djunaidi memaparkan, keputusan itu diambil melalui proses pemanfaatan sebanyak mungkin pengetahuan antisipatif dan mengorganisasikannya secara sistematis untuk dilaksankan dan mengukur hasilnya secara sistematis

Pelaksaan coaching clinic dimaksud untuk mempersiapkan secara teknis penyusunan restra yang akan menjadi turunan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba yang tertuang dalam RPJMD nantinya, tutur Asisten II dihadapan OPD

Asisten II yang mewakili Bupati kembali mempertegas dalam sambutannya, “Penyusunan renstra atau RPJMD periode pemerintahan ini lebih sistemmatis, implementatif dan terukur”

Baca Juga:   Andi Utta Lantik Pengurus TP-PKK Kab. Bulukumba, Ini pesannya

Nantinya, program kegiatan selama 5 tahun atau 1 periode yang menjadi turunan dari visi misi pemerintah, harus benar benar terukur, baik dari sisi pelaporan maupun hasil dan manfaat di lapangan

Berangkat dari pemahaman tersebut, maka dalam penyusunan restra untuk satu periode pemerintahan ke depan, perangkat daerah dituntut memiliki kesamaan persepsi dalam rangka mewujudkan sinergitas penyelenggaraan pemerintah daerah dengan melaksanakan prinsip prinsip profesionalitas, akuntabiltas, transparansi, efektivitas dan efisiensi.

Choaching clinic ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan skill para Kasubag program perangkat daerah dalam penyusunan renstras nantinya,

Kembali Bupati Bulukumba diwakili Asisten II mempertegas keinginannya, “melalui coaching clinic atau bimbingan teknis ini agar dapat diikuti dengan sebaik baiknya sehingga dalam pelaksanaan penyussunan renstra ini dapat dilakukan sesuai dengan kententuan atau aturan yang menjadi acuan bersama

Baca Juga:   Kadis Kominfo: Pemkab Bulukumba Konsisten Dukung Pengusaha

Usai membuka kegiatan coaching clinic penyusunan dokumen restra perangkat daerah, kepada awak media, Djunaidi Abdillah mengatakan nantinya hasil dari kegiatan ini dalam waktu 2 hari kedepan akan kami laporkan ke Bupati apakah akan adanya perubahan yang belum tercover secara utuh dalam program Bupati dan Wabup kedepan, dan setelahnya itu ditindak lanjuti untuk disosialisasikan ke masyarakat kata Djunaidi Abdillah

Tekait, materi kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari staf ahli Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) tutup Asisten II ini. (**/aea)

  • Bagikan