Mediumindonesia.com, Gowa - Terungkap fakta baru setelah ditangkapnya Tujuh remaja yang tergabung kelompok geng motor di Gowa. Dari hasil interogasi maraton yang dilakukan polisi ternyata ditemukan tangkapan layar pesan berantai.
Plt Kasi Humas Polres Gowa, AKP Hasan Fadhlyh mengatakan ketujuh remaja yang telah ditangkap tergabung dalam kelompok geng motor.
“Minggu dini hari kemarin kita telah amankan 7 terduga pelaku yang tergabung dalam geng motor anti gores,” ujarnya, Senin (9/5/2022).
Para pelaku yang diamanakan didominasi masih umur belasan tahun dan di bawah umur, hasil pemeriksaan ditemukan screenshot pesan yang dari handphone pelaku.
“Isi pesan tersebut bahwa mereka memiliki titik sasaran dengan hastag calon mayat. Yang diedarkan di grup WhatsApp yang tergabung dalam geng motor tersebut,” jelasnya.
Meski demikian, isi pesan berantai teror tersebut tidak memiliki target atau pun sasaran korban, pelaku tidak menyebut secara spesifik siapa orang yang akan ditarget
“Dari hasil pengembangan dia (pelaku-red) tidak memiliki target aksi hanya menyebutkan calon mayat tapi pelaku tidak menyebut nama sasaran atau targetnya,” kata AKP Fadhlyh
Geng motor yang mengatasnamakan ‘Anti Gores’, ini disebut telah lama meresahkan masyarakat, ada 50 orang yang tergabung dalam geng motor tersebut
“Untuk kasus pembusuran yang terjadi di Gowa kita belum bisa pastikan keterkaitannya tapi kami masih dalami,” katanya.
Selain menangkap para pelaku, polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti, diantaranya, 13 batang batang busur, 3 buah ketapel, 1 buah bom melotov, 1 buah tas ransel Warena biru, 1 buah tas Warena hitam dan 1 buah gunting kini. (Tim Medium Indonesia)







