Sentil Polres Bulukumba Tuntaskan Kasus BOK, Aliansi Pemuda Bulukumba : Kepolisian Jangan Sampai Masuk Angin

  • Bagikan
Aliansi Pemuda Bulukumba Saat Unjuk Rasa Di Depan Kantor Polres Bulukumba

Bulukumba, mediumindonesia.com – Aliansi Pemuda Bulukumba menagih janji pihak Kanit Tipikor Polres Bulukumba soal penetapan tersangka Kasus Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba.

Koordinator Aliansi Pemuda Bulukumba, Isranda mengatakan, pihak kepolisian telah melanggar janji atas penetapan tersangka kasus BOK tahun anggaran 2019. Dimana terdapat indikasi kerugian negara sebesar Rp 6,8 Miliar rupiah dari total anggaran Rp17,5 Miliar.

 “Sekarang sudah bulan Maret belum juga ada yang ditersangkakan oleh Tipikor”, ujar Isranda kepada mediumindonesia, Rabu, (3/3).

Baca Juga : Kanit Tipikor Polres Bulukumba; Paling Lama Februari 2021 Sudah Ada Tersangka Kasus BOK

Isranda mengatakan jika pada saat pihaknya melakukan unjuk rasa di depan kantor polres Bulukumba,  Kanit Tipikor Ipda Muhammad Ali telah berjanji untuk mengupayakan melakukan penetapan tersangka paling lambat akhir Februari 2021.

Baca Juga:   Pemkab Bulukumba jadikan Sosialisasi Vaksinasi Tahap ll Untuk Cegah Penyebaran Covid-19 di Bulukumba

“Kasus yang telah merugikan anggaran negara ini jangan di tutup-tutupilah,  kalau memang sudah ada yang ditetapkan tersangka, Kepolisian dalam hal ini Kanit Tipikor segera umumkan ke masyarakat,” pungkasnya.

Isranda berharap agar Kepolisian Bulukumba tidak berlarut – larut dalam melakukan penanganan terhadap kasus ini.

“Pihak penyidik Kepolisian sudah sangat lamban dalam menetapkan tersangka kasus BOK ini, padahal sudah ada bukti dan hasil telah dari BPK untuk di jadikan dasar penetapan tersangka,” ungkapnya.

Terakhir Isranda mengingatkan pihak kepolisian agar tidak masuk angin dalam menagani kasus ini.

“Kami akan terus melakukan pengawalan terhadap kasus ini hingga pihak penyidik menetapkan tersangka,” tutupnya. (**IN)

  • Bagikan