Ikla DPRD

Kepala Bea Cukai Sulsel Sebut Pemberantasan Barang Ilegal Dapat Tumbuhkan Perekonomian Sulsel

  • Bagikan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengapresiasi capaian Bea Cukai Bagian Sulawesi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda)

Mediumindonesia.com, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengapresiasi capaian Bea Cukai Bagian Sulawesi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) atas penindakan barang ilegal atau tanpa label Bea Cukai.

Adapun barang penindakan tersebut 5.003.900 juta batang rokok, 151 bale ballpres dan 48.75 liter MMEA. Dengan demikian, total nilai barang Rp 5.287.828.000 dengan total kerugian negara sebesar Rp 2.284.919.000.

Kepala Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Nugroho Wahyu Widodo, mengaku, langkah pihaknya bersama Forkopimda ini diyakini dapat menumbuhkan ekonomi, khusus di Sulsel.

“Kalau yang ilegal kita berantas semua, maka ada yang legal bisa terjual dan ekonomi akan tumbuh di situ. Selain melindungi keuangan kita, juga akan ada pemasukan keuangan negara,” kata Nugroho dalam sambutannya, di Gedung Keuangan RI Makassar, Selasa (30/11/21)

Baca Juga:   Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Terhadap Kepala Dusun Katangka

Pemberantasan barang ilegal yang kita lakukan merupakan wujud abdi terhadap Negara dan Bangsa dan pastinya pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat.

“Kita terus melakukan pemberantasan barang ilegal ini. Karena ini memang sudah menjadi tugas kita semua dan gaji kita juga berasal dari situ,” tutur Nugroho.

Pada kesempatan itu juga hadir Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani, memberikan langsung apresiasi kepada pihak Bea Cukai yang sudah melakukan penindakan terhadap barang ilegal.

“Apa yang menjadi pencapaian kita hari ini tentang pemberantasan terhadap barang ilegal merupakan tindakan yang sangat mulia dan Pemprov sangat apresiasi hal tersebut karena kita telah mampu menegakkan hukum di negeri ini,”katanya.

Baca Juga:   Masyarakat Apresiasi Pengetatan Pos Lantas di Jalur Dua Bulukumba

kegiatan penindakan pemberantasan barang ilegal pastinya akan membantu pertumbuhan ekonomi Sulsel. Pasalnya, banyak barang legal yang akan terjual pasca penindakan barang ilegal.

“Kita bergembira juga hari ini menunjukkan kenaikan ekonomi baik secara nasional maupun di Sulawesi Selatan. Ini karena kita melakukan koordinasi dan kerjasama untuk mewujudkan Indonesia tumbuh, Indonesia tangguh,” tutupnya.

Diketahui, hadir perwakilan Forkopimda Sulsel dalam pemusnahan barang penindakan dari Bea Cukai dengan cara di bakar dan dipotong menggunakan mesin pemotong kayu. (*)

Penulis: KamaruddinEditor: Redaksi
  • Bagikan
Medium Indonesia Apakah Anda ingin lanjut membaca berita Tidak Iya