Ini Arahan Bupati Andi Utta Kepada Peserta Pelatihan

  • Bagikan
H. Andi Muchtar Ali Yusuf, Bupati Bulukumba saat menyampaikan arahan pada kegiatan pelatihan PK2UKM-DAK di Grand 99 Bulukumba

Mediumindonesia.com. BULUKUMBA.– Bupati Bulukumba HA.Muchtar Ali Yusuf, menghadiri sekaligus menyampaikan arahan pada kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah – Dana Alokasi Khusus (PK2UKM-DAK) Tahun Anggaran 2021 yang dilaksanakan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bulukumba di Grand 99, Selasa (6/4).

Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi Ahmad S.Sos MM melaporkan pelatihan tersebut diikuti 40 orang pelaku usaha mikro, dari perwakilan setiap Kecamatan, dajln kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia pelaku usaha mikro terkait pengembangan usaha dan akses permodalan serta pemasaran produk para pelaku usaha.

Menurutnya Bulukumba telah 3 tahun berturut – turut mendapatkan DAK Non Fisik dari Kementian Koperasi dan UKM, berdasarkan jumlah UKM yang mengalami peningkatan serta jumlah Koperasi yang mendapatkan sertifikat Nomor Induk Koperasi (NIK).

Baca Juga:   A. Utta : Konsen Pada Peningkatan Produksi, Cara Ampuh Menumbuhkan Ekonomi.

” Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, rencananya kami akan menyelenggarakan pelatihan sebanyak 7 angkatan dengan narasumber dari unsur Pemerintah, BUMN, Praktisi dan Akademisi,” jelas Ahmad.

Sementara itu Bupati Bulukumba memberikan motivasi kepada peserta pelatihan, agar para pelaku usaha dapat fokus serta selalu berfikir inovatif dalam menjalankan usaha.

” Dulu saya memulai usaha mulai dari nol. Saya juga banyak belajar dan melihat semangat dari pengusaha Tionghoa yang giat dalam menjalankan usaha, ” sebut Bupati Andi Utta yang berlatar belakang pengusaha.

Bupati menyampaikan akan memberikan kemudahan akses permodalan kepada para pelaku usaha melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), dalam hal ini lembaga perbankan.

Baca Juga:   Matematika Agama dan Logika

” Kepada para peserta pelatihan, kalau mendapatkan bantuan modal usaha agar hanya dipergunakan untuk pengembangan produksi usahanya. Jadi bantuan modal hanya boleh digunakan untuk mengatasi hal – hal permasalahan usaha, bukan dipakai untuk keperluan Konsumtif,” pesan Bupati Andi Utta.-(*)

Editor Suaedy

  • Bagikan

advertisement
Terima Update Berita    OK No thanks