Banyak Persoalan pendidikan Harus Dituntaskan, SMK Negeri 5 Bantaeng Lakukan Ini

  • Bagikan
Suasana Workshop SMK Negeri 5 Bantaeng

Mediumindonesia.com, Bantaeng – Guna peningkatan kompetensi pendidik, UPT SMK Negeri 5 Kabupaten Bantaeng menggelar Workshop di Kopi Sentra Banyorang, Kelurahan Banyorang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng, Minggu, (21/3).

Firdaus Manaf, Kepala UPT SMK Negeri 5 Bantaeng, memgajak seluruh tenaga pendidik untuk mengikuti dengan serius workshop peningkatan tenaga pendidik. Sebab, banyak persoalan kependidikan yang harus dituntaskan.

“Esensi kegiatan kita adalah melaksanakan diskusi, sehingga tentu bapak dan ibu guru yang hadir, banyak berperan aktif untuk menýampaikan secara lugas dan terbuka. Kita ingin melihat dan mencari inti dari permasalahan (kependidikan) yang kita alami,” ujar Firdaus dalam sambutannya dalam pembukaan Workshop Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik.

Baca Juga:   S2 PAUD UNM Gelar Workshop Judul Penelitian Tesis

Menurutnya, ada hal yang fundamental untuk segera dibenahi. “Kami menitipkan harapan bahwa hari ini dimanfaatkan untuk mengeluarkan akar masalah yang kita hadapi dan kita mencari formulasi yang tepat lewat workshop kegiatan ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan SMK dan PKLK Abdul Sattar menuturkan bahwa workshop yang digelar SMK Negeri 5 tersebut merupakan kegiatan yang pertama kalinya dilakukan oleh SMA/SMK di lingkup cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Bantaeng-Bulukumba.

“Kita apresiasi karena ini pertama kali dilakukan di Bantaeng,” kata dia.

Apalagi dengan menghadirkan pemateri dari Universitas Indonesia Timur, serta dari pegiat literasi.

Hal itu, kata Sattar, selaras dengan instrumen yang dibuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, yakni Merdeka Belajar.

Baca Juga:   Beli HP Curian, Pemuda Ini Berurusan Polisi

“Merdeka belajar salah satunya adalah SMK menjadi sekolah unggulan dan ada pula pada poin lainnya yakni perdampingan perguruan tinggi dan sma/smk. Alhamdulillah SMK 5 hari ini melompat jauh, dengan menghadirkan perguruan tinggi. Ini menjadi ruang untuk berdiskusi. Mari kita support. Secuil apapun masukan dan saran akan memjadi pengembangan di satuan pendidikan kita,” jelasnya.

Sekedar informasi, pada workshop ini menghadirkan pemateri dari civitas akademika UIT yakni WR IV UIT Zulkarnain Hamson, dan Direktur Boetta Ilmoe, Sulhan Yusuf, Ketua JOIN Bantaeng Alimin DS dan Direktur Boetta Ilmoe Sulhan Yusuf.-(**/Suaedy)

  • Bagikan