Tak Hanya Skripsi, Mahasiswa Diharuskan Melakukan Hal Ini Sebelum Sarjana!

  • Bagikan

Makassar, mediumindonesia.com– Lazimnya mahasiswa yang akan memperoleh gelar sarjana tentu harus membuat skripsi sebagai prasyarat. Kali ini, bukan hanya itu sebab mahasiswa pun harus menerbitkannya dalam bentuk artikel ilmiah guna diterbitkan pada suatu jurnal nasional.

Olehnya itu, bertempat di Kampus Tidung FIP UNM Kamis (18/2) dilakukan ‘Coaching Clinic Penulisan Artikel Ilmiah’ bagi mahasiswa yang segera menyelesaikan studinya. Selain Ketua Prodi, hadir pula dalam kegiatan ini dosen pengampu kuliah metodologi pendidikan.

H. Andi Iwan Darmawan Aras, SE., M.Si (Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sulawesi Selatan)

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Syamsuardi, Pemimpin Redaksi Jurnal Tematik Prodi PAUD UNM dan Dr. Muhammad Akil Musi yang merupakan reviewer artikel Tematik UNM dan Pesona UNP Padang.

Baca Juga:   Guru Honorer Diberhentikan Gara-gara Rincian Gajinya Di Facebook

Ketua Prodi PG PAUD FIP UNM, Dr. Rusmayadi menjelaskan bahwa saat ini penulisan artikel ilmiah sudah menjadi keharusan sebagaimana diterapkan di berbagai kampus terutama LPTK. Untuk itu katanya mahasiswa harus dibekali konsep dan pengetahuan dalam hal ini.

“Kita semua berharap karya mahasiswa yang telah dibuat mahasiswa dapat dibaca oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini ”, katanya. “Untuk itu kita cepat melakukan antisipasi”, tambahnya.

Salah seorang mahasiswa yang mengikuti pembimbingan ini, Andi Nurul Qalbi kepada mediumindonesia, mengurai beberapa hal yang bisa mendorong mahasiswa agar belajar dalam menulis.

“Selama ini menulis sepertinya menjadi beban bagi mahasiswa, namun dengan adanya kebijakan yang mengharuskan ini kita harus menyesuaikan”, katanya. “Kalau bukan saat ini, kapan lagi kita harus belajar”, paparnya bersemangat.

Baca Juga:   Ikatan Guru Indonesia Bumi Pongtiku Gelar Baksos Porseni dan Pelatihan IT

Soal Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa

Untuk diketahui, kebijakan syarat kelulusan sarjana melalui artikel ilmial ini, adalah sesuai edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) tertanggal 27 Januari 2012 yang sejatinya sudah dicanangkan sembilan tahun lalu.

Ketentuannya menyatakan bahwa syarat lulus sarjana harus menghasilkan artikel pada jurnal ilmiah ISSN, untuk magister diutamakan yang terakreditasi Dikti dan untuk program Doktor harus menghasilkan artikel yang diterima untuk terbit pada jurnal internasional (**Aksi).

  • Bagikan
Medium Indonesia Apakah Anda ingin lanjut membaca berita Tidak Iya