IRT yang Digorok Lehernya Masih Kritis di RSUD Sinjai, Keluarga Tolak Rujukan ke RS Makassar karena Keterbatasan Biaya

  • Bagikan
RSUD Sinjai, Jl Jend Sudirman, kelurahan Biringere, Sinjai Utara. (Dok. Thatang)

Mediumindonesia.com, Sinjai - Korban penganiayaan yang terjadi di Desa Songing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan hingga kini masih menjalani perwatan medis di RSUD Sinjai.

Korban Nur Isyah dianiaya oleh suaminya yang bernama Sakir dengan cara leher digorok dengan pisau pada Rabu malam 1 Juni 2022 kemarin.

Motifnya diduga karena korban menolak untuk rujuk dengan suaminya karena hubungan rumah tangganya sudah tidak harmonis lagi.

“Iyye adekku sama suaminya sudah pisah sekitar 5 bulan, tapi suaminya tidak mau pisah jadi datangki di rumah mamakku bertamu dengan maksud mengajak adekku untuk rujuk tapi adekku tidak mmaumi,” ungkap kakak korban, Tina.

Nur Isyah mengalami luka menganga dibagian leher sehingga harus menjalani operasi, hanya saja RSUD Sinjai tempat korban dirawat saat ini tidak dapat menanganinya sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit yang ada di Makassar.

“Mau di rujuk ke Makassar dioperasi tapi saya menolak karena keterbatasan biaya pak,” ungkap Tina, Jumat (3/6/2022).

Tina hanya bisa pasrah dan berharap uluran tangan dari para dermawan untuk membantu biaya perawatan adiknya yang akan di rujuk ke Makassar.

“Kami hanya bisa pasrah dan memohon bantuan jika ada berkenan membantu saya untuk open donasi karena mau di rujuk ke Makassar tapi kami keterbatasan dana,” imbuh Tina.

“Sekarang masih ada di rumah sakit Sinjai, masih dalam keadaan kritis di ruangan ICU, BPJS katanya di tidak berlaku di luar daerah karena kasus penganiayaan,” sambungnya.

Penulis: Thatang

  • Bagikan

advertisement