Ikla DPRD

MUI Dan Sejumlah Ormas Islam Bulukumba Sepakat Tolak Perpres Legalisasi Miras

  • Bagikan
PC MUI Bulukumba, PC NU Bulukumba, PD Muhammadiyah Bulukumba, Majelis Da'i Muda Bulukumba

Bulukumba, mediumindonesia.com – Sejumlah kalangan menolak Perpres nomor 10 tahun 2021 tentang bidang usaha, penanaman modal yang juga mengatur investasi minuman keras, sekalipun dasar ekonomi menjadi landasan pemerintah.

Perihal ini menimbulkan polemik di tengah-tengah masyarakat, terlebih Indonesia merupakan masyarakat yang mayoritas berpenghuni muslim.

MUI dan sejumlah ormas islam Bulukumba pun angkat bicara soal rencana pemerintah melakukan legalisasi minuman keras dan minuman beralkohol.

Ketua PC MUI Bulukumba, KH Tjamiruddin menegaskan, menolak dengan tegas rencana pemerintah tersebut.

“Jajaran pengurus MUI dari Pusat sampai Daerah telah bersepakat untuk menolak hal ini, karna bertentangan dengan nilai keagamaan di Indonesia, dan kita harus bersatu menolak ini,” tegas Kyai Tjamiruddin.

Baca Juga:   Viral Pembunuhan Sadis di Bantaeng, Pelaku Ditangkap Polisi

PC NU Bulukumba juga ikut memberikan sikapnya melalui ketua H. Abdul Hakim Bohari, dirinya mengatakan bahwa pengurus NU Indonesia hingga dunia, tak terkecuali penguru NU bulukumba beserta lembaga dibawahnya sepakat menolak legalisasi miras.

Hal senada juga disampaikan Ketua PD Muhammadiyah Bulukumba, H. Abdul Hamid. Dia menghimbau seluruh masyarakat untuk bersama sama menyuarakan penolakan legalisasi miras.

“Muhammadiyah dalam hal ini satu kata dari pusat sampai pengurus ditingkat desa/kelurahan bersepakat untuk sama-sama kita tolak dan mengajak masyarakat untuk menyuarakan hal itu. Negara saat ini ibarat kapal yang tak jelas arah akibat dari Perpres tentang Legalitas Miras ini,” serunya.

Tak ketinggalan, Ikhwan Bahar selaku Ketua Majelis Da’i Muda (MDM) Kabupaten Bulukumba ikut menyoal Perpres ini. Ikhwan mengatakan, jika diterapkan, maka legalisasi miras ini menjadi sebuah kecelakaan sejarah karena mengorbankan nilai moral dan akhlak.

Baca Juga:   A.Edy Manaf Sebut PAN Lahir Dari Rahim Muhammadiyah

“Jangan korbankan nilai moral dan akhlak, hanya untuk kepentingan investasi Miras, mari belajar dari pengalaman, terlalu banyak tindak kekerasan bahkan pembunuhan akibat dari Miras, itulah sebabnya Alquran melarang hal itu, maka melegalkan Miras adalah kecelakaan sejarah,” terang Ikhwan. (**IN)

  • Bagikan