Ikla DPRD

Dampingi Presiden Jokowi Resmikan KR Nipa-Nipa, Andi Sudirman Sulaiman Paparkan ini

  • Bagikan
Presiden Jokowi saat meresmikan Kolam Regulasi Nipa-Nipa, didampingi Plt. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi. Sudirman Sulaiman, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi. Iwan Darmawan Aras, Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam

Mediumindonesia.com, Makassar – Presiden Joko Widodo didampingi Plt Gubernur Sulsel
Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan Kolam Regulasi Nipa-Nipa, Kamis (18/3), yang terletak di Kabupaten Maros, Gowa dan Kota Makassar, ditandai dengan proses pemutaran pintu air.

Dihadapan Presiden Jokowi, Ptl Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, keberadaan dan fungsi Kolam Regulasi Nipa-Nipa dapat mereduksi 1000 hektar genangan air di Sulawesi Selatan.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Sulawesi Selatan mengucapkan terima kasih atas pembangunan di bawah komando Bapak Presiden Joko Widodo di Sulsel,” katanya.

“Alhamdulillah, kita bisa mereduksi seribu hektar genangan air di Sulawesi Selatan khususnya di Makassar. ini sangat luar biasa. Alhamdulillah kolam ini bukan teoritis, tapi praktek lapangan dan langsung mengurangi dampak (banjir),” bebernya.

Baca Juga:   Cegah Kelompok Radikal Di Bulukumba, Begini Jurus Kapolres Bulukumba

Andi Sudirman juga menyampaikan jika berdasarkan perencanaan, kolam regulasi ini akan diperluas lagi sebesar kurang lebih 50 hektar untuk bisa mengurangi dampak genangan yang terjadi di Makassar secara maksimal.

“Insya Allah itu akan mendukung lagi mengurangi genangan di Makassar ini,” terangnya.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo berharap dengan peresmian Kolam Regulasi Nipa-Nipa ini bisa mengurangi dampak banjir dan genangan di Kota Makassar. Terlebih lagi, kolam itu cukup besar untuk bisa menampung volume air dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Tallo.

“Kolam regulasi ini menghabiskan anggaran Rp 320 miliar. Ini mencakup 83 hektar luasnya. Memang sangat luas sekali hampir mirip dengan waduk, dan volume tampungannya 2,7 juta meter kubik. Sehingga ini bisa mengurangi banjir dari yang sebelumnya 45 persen sangat berfungsi sekali,” sebut Presiden.

Baca Juga:   Pra Mattompang Arajang di Bone, Dihadiri Danrem 141/Tp

“Meskipun masih ada nanti kolam regulasi yang lain yang memang harus dibangun utamanya ini di DAS Tallo, sehingga diharapkan Kota Makassar dapat bebas dari genangan dan banjir, bebas dari air yang biasanya meluap dari DAS Tallo, karena sekarang diatur dan dikendalikan oleh kolam regulasi Nipa-Nipa,” katanya.(**/aea)

  • Bagikan