Catat! Begini Cara Antisipasi saat Terjadi Gempa

  • Bagikan

Mediumindonesia.com Jawa Barat – Ada satu gempa yang mengguncang wilayah Indonesia pada hari ini, Selasa (17/8/2021). Hingga pukul 19.30 WIB, tercatat dilaporkan terjadi di Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa bermagnitudo 4,5 itu terjadi pada pukul 11:49:18 WIB dan berpusat di laut.

Sejumlah wilayah bahkan ikut merasakan getarannya saat gempa terjadi. Seperti di Pameungpeuk, Cipatujah, Karangnunggal, Cisompet, Bangbajang dalam skala III MMI (Modified Mercalli Intensity), sedangkan Ciwidey II MMI.

Lewat laman resminya, BMKG juga mengungkapkan bahwa lokasi gempa terletak pada koordinat titik 8,15 Lintang Selatan (LS) dan 107,64 Bujur Timur (BT) atau tepatnya di 102 km barat daya Kabupaten Tasikmalaya.

Ada pun gempa tercatat berada di kedalaman 12 kilometer di bawah permukaan laut. Antisipasi Gempa Bumi
Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

– Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.

Baca Juga:   Diduga Minta Jatah Proyek, Pria Bertopi Koboy Ngamuk di Kantor Dinas Bina Marga Bekasi

– Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

– Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

– Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

– Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

– Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

– Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

– Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

– Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Baca Juga:   Bantuan Tiba di NTT, Wagub Josef Nae Soi : Terima Kasih Sulsel

Saat Terjadi Gempa:

– Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

– Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

– Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

– Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

– Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa:

– Jika Anda berada di dalam bangunan, keluar dari bangunan tersebut dengan tertib. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K, telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

Baca Juga:   Kapolri Tekankan Forkopimda Klaten Pastikan Prokes Agar Perekonomian Warga Berjalan

– Periksa lingkungan sekitar Anda. Apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

– Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

– Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

– Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

– Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

– Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.(*)

Penulis: UlfaEditor: Resti
  • Bagikan

advertisement
Terima Update Berita    OK No thanks