Ikla DPRD

Bupati Andi Utta Ingin Program Bisa Dimanfaatkan Untuk Jangka Panjang

  • Bagikan
H. Andi Muchtar Ali, Bupati Kabupaten Bulukumba saat memimpin Rapat, Senin (29/03)

Mediumindonesia.com BULUKUMBA.- Bupati Bulukumba H.A. Muchtar Ali Yusuf menginginkan program di era pemerintahannya tidak ecek-ecek, dalam artian program kegiatan yang akan dilaksanakan bisa monumental dan bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Andi Utta, demikian sapaan akrabnya, saat memimpin rapat Senin, 29 Maret 2021 di ruang rapat Bupati yang dihadiri para pejabat Pemerintah Kabupaten Bulukumba, sambil mengutip sambutan arahan presiden Jokowi sekaligus menayangkan Video lewat Ponsel milik Bupati saat Presiden Jokowi memberikan arahan pada Musyawarah Nasional Assosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) baru-baru ini.

Dihadapan pejabatnya, A.Muchtar Ali Yusuf menanggapi Video arahan presiden sebagai suatu hal yang sangat sejalan dengan cara berfikirnya.

Baca Juga:   Andi Utta, Terima Unras Di Ruang Rapatnya. Begini Sambutannya

“Tidak perlu banyak program tapi monumental dan bisa tuntas” kata Jokowi, dan arahan Jokowipun direspon baik Muchtar Ali Yusuf, dan meminta kepada jajarannya untuk menjadikan itu sebagai referensi.

Bupati ingin program yang direncanakan bisa dimanfaatkan untuk jangka panjang. ” Kalau di luar negeri perencanaan pembangunan itu bisa dinikmati untuk lima puluh sampai seratus tahun, kita dua puluh lima tahun cukup, itu sudah bagus,” terang A. Utta.

Kedepan, Bupati A.Utta ingin program prioritas sudah harus dirancang, yakni pembangunan gedung pusat pelayanan pemerintahan, pusat kuliner pantai Merpati dan Pasar Sentral Bulukumba, serta pelabuhan skala besar untuk pendaratan ikan yang refserentatif.

” Dengan adanya pelabuhan pendaratan ikan, maka akan membuka ruang bagi investasi pengolahan ikan. Kita juga harus siap merespon masuknya investasi dengan memberikan kemudahan dalam perizinan, karena hadirnya investasi tentu akan membuka lapangan kerja,” tambah Bupati yang berlatar pengusaha itu.

Baca Juga:   Excellent Isamic Generation (EXIT) Gelar Mubes Ke-10

Bupati juga sempat menyinggung beberapa program yang menurutnya kurang efektif, seperti bantuan untuk nelayan yang tidak menyentuh kepentingan nelayan secara menyeluruh, seperti bantuan yang hanya diberikan kepada satu kelompok, tapi banyak kelompok lainnya yang tidak merasakan.

” Saya tidak sependapat dengan program yang tidak menyentuh kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara keseluruhan,” tegas
Bupati yang dikenal dengan Tagline Dikerja Bukan Dicerita.-(*)

Editor Suaedy

  • Bagikan