Ikla DPRD

Berulah Kembali, Seorang Residivis Di Soppeng Dimassa Hingga Tewas

  • Bagikan
Kondisi tubuh SNW (50), Residivis pembunuhan setelah dimassa hingga tewas

Soppeng, mediumindonesia.com – Penganiayaan yang mengakibatkan seorang residivis pembunuhan di Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng tewas seketika setelah dimassa oleh ratusan orang pada hari Jumat, (12/3).

Korban bersimbah darah di sekujur tubuhnya akibat hantaman benda tajam, dipukuli balok kayu, dan batu. Dari informasi yqng berhasil dihimpun dari beberapa saksi Penganiayaan bermula saat SNW (50) kembali berulah dengan menghentikan sebuah mobil dan memukuli sopir. Kelakuan korban inilah yang menyulut menyulut kemarahan warga.

Baca juga : Setelah Sempat Buron, Dua Tersangka Lain Kasus Penganiayaan Anggota TNI Berhasil DiringkusSetelah Sempat Buron, Dua Tersangka Lain Kasus Penganiayaan Anggota TNI Berhasil Diringkus

Baca Juga:   Andi Utta Ngotot Ingin Bulukumba Bersih Dan Bebas Banjir, Ini Permintaannya Pada BUMN/BUMD

Kapolres Soppeng AKBP Mohammad Roni Mustofa S.I.K., M.I.K yang dihubungi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia dengan cara dianiaya secara bersama-sama (dimassa) dengan menggunakan senjata tajam dan dilempari batu,” ungkap Rony.

Rony lebih lanjut terkait awal mula kejadian menjelaskan, bahwa selang beberapa saat korban melakukan aksinya, diperkirakan 100 orang lebih mendatangi rumah korban dan selanjutnya melakukan penganiayaan di kolong rumah korban dengan menggunakan balok kayu dan batu yang menyebabkan korban meninggal.

Sementara itu Rony mengatakan bahwa kasus ini masih masih dalam tahap penyelidikan.

“Hingga saat ini anggota kami masih berada di TKP, masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” pungkasnya. (**/Rdw)

Baca Juga:   Rumah Adat Bola Soba di Bone Dilalap Api
  • Bagikan