Ikla DPRD

Andi Utta: Pendidikan Di Desa Tana Toa, Akan Jadi Perhatian Pemkab Bulukumba.

  • Bagikan
H. Andi. Muchtar Ali Yusuf, Bupati Bulukumba, saat melakukan peletakan batu pertama pada bangunan RKB Edukasi Pelestarian Budaya dan Adat Kajang di MTs Desa Tana Toa, Kecamatan Kajang - Bulukumba

Bulukumba, mediumindonesia.com – Bupati Bulukumba H.A. Muchtar Ali Yusuf menghadiri acara proses peletakan batu pertama pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Edukasi Pelestarian Budaya dan Adat Kajang di MTs. Tanah Toa, Kecamatan Kajang, Rabu (17/3).

Selain Bupati Bulukumba, turut hadir pada acara tersebut Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulsel, Drs. Khaeroni M.Si, Forkopimda Kab. Bulukumba, Kepala Kementrian Agama Kab. Bulukumba Drs. H. Muhammad Yunus M.Pdi, Camat Kajang A. Rahmat Sahib, para Kabag Lingkup Setda Bulukumba, para Kepala Desa Se-kecamatan Kajang, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Serta Tokoh Pemuda.

Kepala Kementrian Agama Bulukumba Muhammad Yunus mengungkapkan bahwa pembangunan Madrasah tanah toa kajang tersebut adalah kegiatan swadaya masyarakat melalui “gerakan sejuta koin wakaf” yang merupakan salah satu program kementrian agama.

Baca Juga:   Launching Indonesia Satu Ekspor, Plt Gubernur akan Bantu Lewat Penerbangan

Muhammad Yunus juga menambahkan pembangunan Ruang Kelas Baru tersebut mendapatkan support dari berbagai pihak, antaranya Bank Rakyat Indonesia (BRI) serta Bank Syariah Indonesia (BSI).

Sementara itu, Bupati Bulukumba, H.A. Muchtar Ali Yusuf, mengungkapkan pembangunan RKB di Madrasah Tanah Toa Kajang masih menjadi kebutuhan utama mengingat sarana Pendidikan formal di wilayah Tanah Toa masih sedikit tertinggal dibanding wilayah–wilayah yang lain.

“Hal ini menjadi perhatian Pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerataan Pendidikan agar para pelajar memiliki akses yang sama terhadap fasilitas Pendidikan yang dikelola oleh Pemda maupun kementrian agama sehingga program “mencerdaskan kehidupan bangsa” dapat terealisasi,” terangnya.

Kakanwil Kemenag Sulsel Drs Khaeroni pada kesempatan tersebut menekankan perlunya kesejahteraan guru agama yang masih berstatus honorer untuk di jadikan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja.

Baca Juga:   Wakil Walikota Makassar Minta PDAM Makassar Tegasi Oknum Pencurian Air

“Sepulang dari sini saya tugaskan untuk mendata seluruh guru honorer madrasah, kalau tidak, berdosa kita”.ucap Khaeroni.

Setelah memberikan sambutan, Bupati di arahkan untuk mengawali peletakan batu pertama, disusul Kakanwil Kemenag, Dandim 1411, Kepala Kementrian Agama Bulukumba, serta Camat Kajang. (**/LL)

  • Bagikan