Launching Indonesia Satu Ekspor, Plt Gubernur akan Bantu Lewat Penerbangan

  • Bagikan
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman bersama kepala Balai Besar Karantina Ikan, pengendalian mutu dan keamanan Hasil perikanan Makassar, Sitti Chadidjah

MEDIUMINDONESIA.COM, MAKASSAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melaunching program Indonesia Satu Ekspor sekaligus melepas ekspor komoditi perikanan di Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar, Rabu (14/4/2021).

Andi Sudirman mengatakan pemerintah provinsi akan terus mendukung upaya ekspor komoditi ikan, terutama dalam meningkatkan produksi ekspor dari sejumlah daerah di Sulsel.

Salah satu bentuk dukungan pemerintah, kata Andi Sudirman, yakni dengan upaya membangun komunikasi dengan Kementerian Perhubungan, PT Angkasa Pura dan pihak terkait lainnya, agar menghadirkan penerbangan langsung dari Makassar ke berbagai negara tujuan ekspor.

“Inilah nanti yang kita tindaklanjuti supaya teman-teman eksportir leluasa, banyak pilihan untuk mengirim kemana-mana. Kita perlu meningkatkan kapasitas pengangkutan, dan kita tahu Arab Saudi, Hongkong, China, Malaysia ini suka semua seafood,” ungkapnya.

Baca Juga:   Kultum Awali Bukber Komunitas 86 dengan Anak Panti Asuhan Darul Aqra

Plt Gubernur juga mengapresiasi pelaksanaan ekspor perikanan ke sejumlah negara yang dilakukan Balai Besar Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar.

Mengingat nilai ekspornya yang cukup besar. “Kami sampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk Balai Besar Karantina perikanan yang telah melakukan kegiatan ini, yang nilainya luar biasa ya, 97 miliar untuk kegiatan hari ini dan ini tentu melibatkan perusahaan-perusahaan lokal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar Sitti Chadidjah menuturkan, Sulsel adalah satu provinsi dengan produksi perikanan yang sangat besar, bahkan Sulsel juga jadi hub komoditi ekspor perikanan untuk wilayah Indonesia timur.

Baca Juga:   Viral Perempuan Bulukumba Dilamar Bitcoin Senilai Rp1,6 Miliar

Dalam launching Indonesia Satu Ekspor, Chadidjah mengaku, pihaknya menggelar ekspor periode tanggal 12 hingga 17 April untuk 20 jenis komoditi ikan atau sebanyak 71.555 ekor ikan, dengan volume pengiriman sebesar 2.075,8 ton dan nilai ekspor sebesar 97 miliar Rupiah atau senilai USD 6,9 juta.

“Meski ditengah pandemi covid ini, angka ini menunjukkan potensi yang sangat besar di Sulawesi Selatan. Program Indonesia Satu Ekspor yang dicanangkan hari ini memicu pertumbuhan ekonomi yang besar khususnya di Sulawesi Selatan,” terangnya.

Chadidjah menambahkan, tingginya produksi ekspor perikanan juga terlihat dari data ekspor komoditi perikanan tahun 2020 lalu, dimana valume ekspor sebesar 158.050 ton dengan nilai ekonomi sebesar 5,47 triliun rupiah dengan berbagai jenis komoditi perikanan yang diekspor terutama rumput laut, udang, tuna, gurita, dan beberapa komoditi lainnya. ***

Baca Juga:   Plt Gubernur Sulsel Lepas Bantuan dari CSR untuk Korban NTT

Sumber: Humas Pemprov Sulsel
Editor: MJ

  • Bagikan

advertisement
Terima Update Berita    OK No thanks