Ikla DPRD

Andi Sudirman Sulaeman Hadiri Talkshow UU Ciptaker Klaster Kemudahan Berusaha, Ini Penjelasannya

  • Bagikan
Andi. Sudirman Sulaeman, Plt. Gubernur Sulawesi Selatan, pada saat sambutan diacara Talkshow UU Ciptaker Klaster Kemudahan Berusaha Bidang Perpajakan oleh DJP di Sungguminasa, Kabupaten Gowa

Mediumindonesia.com, Gowa – Andi Sudirman Sulaiman, ST, Plt Gubernur Sulawesi Selatan, hadir pada Talkshow UU Ciptaker (Undang-undang Cipta Kerja) Klaster Kemudahan Berusaha Bidang Perpajakan oleh DJP (Direktorat Jenderal Pajak) di Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Jum’at (19/3).

Untuk diketahui, Undang Undang (UU) Omnibus Law atau cipta kerja telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada tanggal 20 November 2020 menjadi UU Nomor 11 tahun 2020. Undang-Undang ini selain membahas tentang ketenagakerjaan, juga mengatur beberapa klaster lainnya, diantaranya klaster kemudahan berusaha perpajakan.

Andi Sudirman Sulaiman berharap, dengan UU Ciptaker ini mendorong perekonomian di Sulawesi Selatan. Ia pun mengajak para pengusaha, menetapkan Pemerintah sebagai wasit dan regulator dalam dunia usaha, melalui UU Omnibus Law.

Baca Juga:   Wabup Pemenang Pilkada Hadiri Opening Medium Cafe, Owner Ucapkan Terima Kasih

“UU Ciptaker ini banyak positifnya. Salah satunya penyederhanaan perizinan, pengusaha akan lebih mudah dalam menjalankan usahanya, serta untuk memperkuat perekonomian Indonesia, mendorong investasi agar menyerap tenaga kerja seluas-luasnya,” Jelas Andi. Sudirman, pria yang lahir di Kabupaten Bone 38 tahun silam.

Lebih lanjut Andi Sudirman minta sinergitas dari para pengusaha. “Saya minta (ke pengusaha), jika ada hal pandangan, hal penting jika ini harus adil dan lain-lain, sampaikan ke saya. Saya inginkan bagaimana sistem berkeadilan untuk semua,” tegasnya.

Ia pun mengakui, hadirnya UU Ciptaker ini atas terobosan dari Presiden RI Joko Widodo. Andi Sudirman pun bercerita beberapa perbincangannya saat kunjungan kerja Jokowi di Sulsel Kamis (18/3).

Baca Juga:   Pedagang Kaki Lima Roda Sentra Perputaran Ekonomi Daerah

“Bapak Presiden menginginkan tata kelola pemerintahan lebih simpel, efektivitas dalam bekerja. Beliau pola berpikirnya jauh, inginkan kemudahan investasi bagi pengusaha, pemerintahan yang langsung ke sasaran, serta pelayanan ke publik,” bebernya.

“Kami di Provinsi fokus untuk bagaimana menjalankan pelayanan. Pekerjaan harus tetap berjalan dan menjaga sinergitas, serta pola pemerintahan yang berkeadilan dan bagaimana mengolah sistem pemerintahan yang jauh lebih baik lagi. Saya bersama bapak Gubernur (Nonaktif-Nurdin Abdullah), visi dan misi kami akan dijalankan sesuai koridor hingga tahun 2023,” tegasnya.

Sementara itu Hantriono Joko Susilo, Kepala Kantor Wilayah DJP Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, mengatakan, bahwa sosialisasi yang dikemas dalam Talkshow ini membahas mengenai UU Ciptaker mengenai Klaster kemudahan berusaha bidang perpajakan yang tertuang dalam UU Omnibus Law Cipta Kerja. Undang-Undang tersebut antara lain Undang-Undang PPh, Undang-Undang KUP dan Undang-Undang PPN.

Baca Juga:   Andi Sudirman Sulaeman, Apresiasi Dinkes Dan Dinsos Sulsel, Ini Alasannya

“Dengan sosialisasi ini bisa memberikan informasi dan pemahaman ke masyarakat utamanya wajib pajak, tentang Undang-undang Cipta Kerja pada Klaster Kemudahan Berusaha Bidang Perpajakan. Kita harap dapat memberikan informasi kepada stakeholder agar dapat mendorong wajib pajak, serta menjamin keadilan dalam berinvestasi,” ungkapnya.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber yakni Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, M. Amir Uskara dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal kemenkeu RI, Febrio Nathan Kacaribu, diikuti oleh beberapa perwakilan wajib pajak.(**/Kmr)

  • Bagikan