Bawaslu Kota Makassar Akan Sasar Pemilih Pemula di sekolah, Disdik Sulsel: Sudah Sangat Tepat

  • Bagikan
Foto bersama Komisioner Bawaslu Kota Makassar usai Audiens dengan Sekretaris Disdik Sulsel. (Dok. Bawaslu Kota Makassar)

Mediumindonesia.com, Makassar - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar melakukan audiensi di Kantor Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan dan diterima oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. Harpansa, M.M., Senin (23/5/2022) kemarin.

Ketua Bawaslu Kota Makassar, Abdillah Mustari mengungkapakn kunjungan tersebut dilaksanakan sekaitan dengan akan diadakannya kegiatan Bawaslu Kota Makassar yang melibatkan peserta didik tingkat SMA/ SMK dan Sederajat sebagai pemilih pemula.

“Ada semangat kami di Bawaslu untuk menyasar generasi pemilih pemula, memberikan pendidikan politik, sebagai salah satu upaya memutus pandangan dan kebiasan buruk yang dicontohkan oleh generasi sebelumnya dan salah satunya adalah money politik, pendidikan politik ini diupayakan memberikan pemahaman terhadap penegakan peraturan pemilu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Abdillah menambahkan bahwa untuk memaksimalkan kegiatan, Bawaslu Kota Makassar telah menyusun strategi untuk menyasar ke sekolah-sekolah wilayah Kota Makassar.

Olehnya itu kata Dia. Sebagai langkah awal audiensi, Bawaslu Kota Makassar juga berencana akan melaksanakan rapat koordinasi dengan kepala sekolah dan pendidik perwakilan dari 15 sekolah yang rencana akan diadakan pada Rabu 25 Mei 2022.

“15 sekolah ini akan dibagi 1 sekolah untuk setiap kecamatan, Dalam kegiatan tersebut, berharap dalam kegiatan ini perwakilan dari Dinas Pendidikan sulsel dapat hadir sebagai narasumber,” sebutnya.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Harpansa menyambut baik kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Bawaslu Kota Makassar tersebut dan pihaknya akan mendukung dengan memberi akses ke sekolah- sekolah tingkat SMA/ SMK dan Sederajat di Kota Makassar.

“Secara teknis sudah sangat tepat Bawaslu Kota Makassar mengadakan kegiatan ini, anak-anak kita memang perlu diberikan Pendidikan politik yang baik sejak dini kami dari Dinas Pendidikan sangat mendukung dan sedapat mungkin kami akan memberikan akses menyurati sekolah-sekolah negeri dan swasta di wilayah Makassar untuk merespon kegiatan Bagoes,” ujar Harpansa

Harpansa Kembali menambahkan bahwa jumlah SMA Negeri di Kota Makassar sebanyak 23 sekolah dan SMK negeri sebanyak 10 sekolah, selebihnya adalah SMA dan SMK Swasta. Namun menurutnya, jumlah SMA dan SMK disetiap kecamatan tidak merata. Meskipun demikian, Harpansa mengatakan bahwa Bawaslu Kota Makassar silahkan bersurat ke Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dan pihaknya akan membantu untuk akses kesana. (*)

  • Bagikan

advertisement