Bulukumba, medium Indonesia.com - Sahiruddin, Ketua PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Bulukumba, Sabaruddin didampingi 20 pengurusnya audiens dengan Bupati Bulukumba yang baru dilantik apada tanggal 26 Februari 2021 lalu. Pengurus PGRI Periode 2019 2024 ini diterima langsung oleh Bupati H. Andi.Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati H. Andi. Edy Manaf didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Akhmad Januaris, di Ruang Rapat Bupati, Selasa, (16/3).
Pada Audensi tersebut Sahiruddin menyampaikan agenda PGRI yang akan melaksanakan Konferensi Kerja I pada bulan Maret ini. Konferensi Kerja nanti beragendakan, evaluasi LPJ tahun sebelumnya dan menyusun rencana kerja tahun 2021, selanjutnya Sahiruddin memperkenalkan seluruh pengurusnya kepada Bupati dan Wakil Bupati.
Lebih lanjut Ketua PGRI berharap dukungan dan perhatian Bupati Bulukumba, agar keberadaan PGRI Bulukumba juga bisa berkonstribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bulukumba.
“Kami memohon kepada Bapak Bupati agar kiranya bersedia menjadi pembina PGRI Bulukumba, agar bisa mengawal kebijakan pendidikan di Kabupaten Bulukumba,” harap Sahiruddin.
Wabup Andi. Edy Manaf, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa saat ini di tengah pandemic Covid-19, para guru menghadapi tantangan tersendiri. Guru dituntut menguasai teknologi informasi, sehingga proses pembelajaran dapat dilakukan secara online. Ia minta kepada seluruh guru untuk fokus pada pengembangan bidang pendidikan saja.
“PGRI diharapkan menjadi wadah yang memberikan konstribusi dalam peningkatkan kualitas SDM para tenaga pengajar, sehingga PGRI harus menjadi mitra pemerintah,” pinta Edy Manaf.
Pada tempat yang sama, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bulukumba, Akhmad Januaris menjelaskan saat ini distribusi guru belum maksimal akibat tidak seimbangnya rasio guru yang pensiun dengan yang diangkat CPNS. Banyak yang pensiun tapi penerimaan guru CPNS lebih sedikit. “Setiap tahun rata-rata guru yang pensiun ada sekitar 150 orang,” tutup Januaris.(**/aea)


