Pamsimas HKP, Selamatkan Kebutuhan Air Bersih TPA Tamangapa, Puluhan Tahun Masyarakat Konsumsi Air Resapan

  • Bagikan
Instalasi Pengeboran Program Pamsimas di TPA Tamangapa Antang Kec. Manggala Kota Makassar

Makassar, mediumindonesia.com – Jika selama ini masyarakat di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Tamangapa, Antang, Kota Makassar mengalami kesulitan pasokan air bersih, kini sudah dapat bernafas lega. Pasalnya, kini hadir sebuah program Pamsimas (Penyedia Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat).

Kehadiran program ini sangat membantu masyarakat setempat sebab selama ini masyarakat hanya menggunakan sumur bor tanah dalam yang tercemar air limbah sampah. Kondisi ini diperparah akan sulitnya menyambung ke PDAM sebab masyarakat tidak mampu membayar dikarenakan pekerjaan mereka pada umumnya hanya sebagai sopir angkut sampah.

Hadirnya Program Pamsimas yang bantuannya berupa dukungan dana dalam bentuk HKP (Hibah Khusus Pamsimas) berbasis masyarakat, kini sebagian masyarakat sudah merasakan air bersih yg digunakan untuk konsumsi sehari-hari seperti kebutuhan makan dan minum serta pemanfaatan untuk mandi dan mencuci pakaian.

Baca Juga:   Penandatanganan MOU Antara Ketua Pengadilan Negeri Soppeng Kelas II Dengan Lembaga Pemberi Layanan Pos Bantuan Hukum Soppeng

Teknis penggalian sumur dalam program Pamsimas HKP ini berkisar 200 meter. Untuk diketahui, sebanyak 50 KK atau sekitar 350-400 jiwa kini sudah dapat merasakan manfaat program pamsimas sehingga tak lagi mengkomsumsi air yang tercemari sampah.

Ramlan, salah seorang warga penerima program pamsimas menuturkan bahwa selama ini hampir puluhan tahun mengkonsumsi air resapan TPA. “Alhamdulillah, sekarang kita sudah dapat menggunakan air bersih yang tak lagi tercemari air sampah. Sudah puluhan tahun lebih kita mendambakan ini semua. Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran program Pansimas HKP ini”, katanya.

Sebagai catatan, TPA Tamangapa terletak di Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar dan memiliki luas area 14,3 hektar yang telah digunakan hampir tiga puluh tahun. Dekatnya jarak kawasan permukiman dengan lokasi TPA ini tentu memiliki pengaruh terhadap penduduk di sekitarnya baik dari sisi sosial ekonomi maupun pemanfaatan ruang di sekitarnya termasuk kebutuhan air bersih yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat (**Fitriadi).

Baca Juga:   Danrem 141/Tp Sampaikan Progja dan Teken Zona Integritas Korem 141/ Tp
  • Bagikan

advertisement
Terima Update Berita    OK No thanks