Investasi Cinta dan Cemburu Buta

  • Bagikan

Prof. Abd.Rasyid Masri
(Akademisi dan Pebisnis)

Robert L Leahi dalam pandagan psychology mengatakan “Semakin besar investasi dalam hubungan cinta semakin besar pula hubungan kecemburuan antar pasangan .
Yang menarik dari Peryataan Robert L Leahi ‘ pasangan yang berpisah tempat tinggal (mungkin karena urusan kerja antar daerah) mengalami rasa cemburu yang rendah akibat kurang investasi cinta diakibatkan hubungan intim yang kurang, kemesraan berkurang dan rasa saling membutuhkan juga berkurang. Maka sebaiknya yang berpisah tempat kerja antar daerah (biasanya ASN/PNS) segera berusaha bersatu dan menyatu hidup satu rumah tinggal bersama dalam rumah tangga bersama keluarga sebab harta yang paling berharga adalah investasi keluarga bahagia.

Baca Juga:   Ini Update Peringatan Dini Cuaca Ekstrim Provinsi Sulawesi Utara

Cemburu adalah salah satu sifat esensi manusia, sifat alamiah dari manusia terlebih kaum perempuan .
Cemburu ada yang disukai oleh Allah itulah cemburu membawa nikmat, tapi cemburu berlebihan apatalagi cemburu buta itulah yang di cela Allah swt, yahg bersifat subyektifitas dan melibatkan emosi berlebihan.

Cemburu lazim dialami oleh pasangan yang baru menikah tapi kalau pasangan tua terkadang rasa cemburu terkikis oleh perubahan relatifitas waktu dan cendrung saling percaya walaupun ada juga pasangan tua yang masih genit dan mudah cemburu karena efek gejolak kejiwaan memasuki transisi.

Cemburu dalam Islam dibolehkan asal memiliki bukti yang valid dan data yang meyakinkan yakni cemburu bersifat Fir Ribah, yang di ridhoi Allah inilah yang membawa nikmat dalam istilah Ibnu Hajar tapi cemburu yang di benci Allah adalah cemburu yang bersifat subyektif terbawa emosi dan tanpa dasar .
Kecemburuan yang membawa sengsara adalah kecemburuan yang reaktif dari hasil refleksi pada kekhawatiran yang berlebihan akan adanya ketertarikan secara seksual dan keromantisan pada orang lain .

Baca Juga:   Pemprov Tinjau Pendestrian Kawasan Tanjung Bira Bagian Timur

Cemburu itu nikmat sebab merupakan bumbu dalam rumah tangga terutama yang masih muda, bahkan kalau ada pasangan tak ada rasa cemburu lagi maka dipastikan hubungan suami istri itu dingin, saling cuek tak ada lagi kehangatan, tak ada lagi perhatian cinta dan boleh jadi dalam diri orang itu ada yang lain di hatinya atau muncul rasa tanpa dia hidup ini lebih nyaman. Kalau rasa seperti ini hadir pada diri seseorang alamat kehidupan hubungan suami istri bagai berada di ujung tanduk tak ada lagi kehangatan dan kemesraan .
Solusinya teruslah meremajakan rasa cinta dan kasih sayang dan saling mencintai karena Allah dan berpisah pun karena Allah.

Baca Juga:   Orang Tua Hafizah: Terimakasih Pak Andi Sudirman
  • Bagikan

advertisement
Terima Update Berita    OK No thanks