Andi Sudirman Buka Musrenbang RKPD 2022, Ini Harapnya Pada Legislator Susel

  • Bagikan

Mediumindonesia.com, Makassar – Andi Sudirman Sulaeman, Plt.Gubernur Sulawesi Selatan membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, digelar di Hotel Grand Claro, Makassar, Kamis (8/4).

Musrenbang tersebut mengangkat tema “Inovasi pemanfaatan potensi dan sumber daya alam untuk kebangkitan ekonomi”.

H. Andi Iwan Darmawan Aras, SE., M.Si (Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sulawesi Selatan)

Dalam kegiatan itu, Andi Sudirman menyampaikan perlunya sinergitas antara pemerintah dan Legislatif dalam mengawal pembangunan daerah melalui aspirasi yang diterima para Legislator di lapangan.

“Kami butuh orang ke lapangan, kami punya mitra ada 85 (legislator provinsi) dan bisa dibayangkan kalau semuanya kita sinergikan dan berapa kabupaten kota yang memberikan aspirasi dengan baik, kami bisa bersinergi. Tinggal arah sinergi yang perlu kita perbaiki,” jelasnya.

Baca Juga:   Terima Kunjungan Komite III DPD RI, Ini Ditekankan Plt Gubernur Sulsel

Lebih lanjut Andi Sudirman menjelaskan, ada tahapan-tahapan prioritas yang tentu hadir dari kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan juga dengan Legislator.

Bahkan, Andi Sudirman menginginkan dalam setiap kunjungannya ke daerah ada legislator dari provinsi maupun dari kabupaten kota setempat yang ikut serta mengawal dan melihat langsung kondisi pembangunan dan perekonomian di daerah.

“Ini cara kami memanfaatkan cara cepat menguasai lapangan dengan menerima masukan dari tim legislatif dan semua dirangkum dalam catatan,” ungkapnya.

Dalam momentum Musrenbang tersebut, Andi Sudirman mengaku akan mengeluarkan keputusan berdasarkan aspirasi dari bawah untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Keputusan bottom up ketika diproses secara administratif dan memungkinkan itulah keputusan pihak kami. Saya tidak mau top down, kalau top down bisa jadi dipaksa-paksa, nanti saya masalah, mereka bermasalah, memasalahkan orang memasalahkan juga diri sendiri. Saya mau sistem bottom up dalam mengambil keputusan,” tegasnya.

Baca Juga:   Andi Sudirman Sulaeman Dipanggil KPK sebagai Saksi Kasus NA, Ini Keterangannya

Andi Sudirman juga menyampaikan sudah memetakan kondisi jalan di Sulsel, baik jalan nasional maupun jalan strategis provinsi yang menghubungkan jalan kabupaten dengan kabupaten lainnya, untuk melihat kondisi jalan agar bisa dikerjakan dengan baik.

“Data tersebut juga untuk dicocokkan dengan data yang disampaikan oleh netizen, itu sebagai upaya untuk meminimalisir persoalan jalan dan akhirnya persoalan itu dirangkum dan dihitung dalam bentuk anggaran,” lanjutnya.

Dengan begitu, Andi Sudirman menilai pendataan jalan rusak yang telah dipetakan ini diketahui membutuhkan anggaran perbaikan sebesar 400 miliar rupiah. “Itu baru jalan provinsi yang menghubungkan antar kota ke kota, belum jalan provinsi yang menjadi alternatif yang menghubungkan dari kota ke kota,” tutup Andi Sudirman, peria yang lahir di Kabupaten Bone 38 tahun silam. (*/Kmr)

Baca Juga:   Andi Sudirman Merasa Bersyukur Soal Penanganan Covid 19 Di Sulsel, Ini sebabnya
  • Bagikan
Medium Indonesia Apakah Anda ingin lanjut membaca berita Tidak Iya