Mediumindonesia.com, Toraja Utara - Team Senam Sehat Bugar (SSB) Rumah Sakit (RS) Elim Rantepao ikut serta memeriahkan ajang lomba senam kreasi tongkat kabupaten tahun 2022, di Gedung OlahRaga (GOR) Rantepao, Sabtu (6/8/2022).
Lomba senam kreasi yang merupakan salah satu lomba dalam rangkaian perayaan HUT Kabupaten Torut ke-14 ini melibatkan seluruh peserta terutama seluruh OPD/Badan Se-Toraja Utara, Bank, Kecamatan bahkan pihak dari rumah sakit yang ada di Toraja Utara.
Pelatih Team SSB RS Elim Rantepao, Alce Allo Lembang mengatakan bahwa pihaknya melibatkan beberapa perawat dari rumah sakit untuk ikut serta mengikuti latihan dan dapat tampil pada hari ini.
Katanya, mereka sangat bersemangat dengan mengikuti lomba seni kreasi yang diselenggarakan dalam rangkaian HUT Torut, karena selain memeriahkan HUT juga dapat memberi dampak baik bagi peserta untuk berolahraga sehingga memiliki tubuh yang sehat.
“Setelah pandemi kita inginkan adanya peningkatan baik dari sisi ekonomi bahkan dari sisi kesehatan yang terutama, dan dengan mengikuti lomba ini, kita bisa setiap saat untuk berolahraga melatih tubuh untuk terus bergerak agar tetap sehat.”ungkap Alce Allo, yang juga perawat poli bedah RS Elim Rantepao.
Ia pun berharap agar di HUT Torut ke-14 ini, Toraja Utara bisa semakin berkembang kedepannya dan dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
“Semoga di hari Ulang Tahun Toraja Utara, dapat semakin maju dan selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat, salah satunya dengan adanya kegiatan Lomba Senam Kreasi ini semakin membuat seluruh lapisan masyarakat dapat menjalin keakraban baik dari kecamatan maupun OPD sehingga dapat menjadikan masyarakat Toraja yang sehat,”pungkasnya.
Sementara, Manaek Bara’allo selaku ketua panitia lomba seni kreasi ini mengatakan bahwa lomba ini digelar selama 4 hari dengan jumlah team sebanyak 66 team yang tersebar di Toraja Utara.
“Pesertanya dari pegawai lingkup Toraja Utara baik OPD, Badan maupun Kecamatan, ada juga dari pegawai bank yang ada disini dan pegawai rumah sakit. Kita adakan 4 hari karena mengingat kita masih dalam pandemi, jadinya kita harus tetap mengikuti protokol kesehatan, dengan tidak menimbulkan banyak kerumunan di lokasi lomba,” tutup Manaek.







