Mediumindonesia.com, Sinjai - Kabupaten Sinjai meraih peringkat pertama pada penilaian Kinerja 8 aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2021.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sinjai, Andi Kartini Ottong (AKAR).
Wakil Bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong mengatakan Stunting merupakan permasalahan multi dimensional.
Olehnya kata Dia, Pemerintah Kabupaten Sinjai tetap berkomitmen menurunkan Stanting hingga 2024.
“Makanya saya berharap perlunya kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menangani Stanting khususnya di Kabupaten Sinjai,” ujarnya saat mengikuti kegiatan workshop di Eboni Ballroom Hotel Gammara Makassar, Kamis (7/7/2022).
Pada kesempatan itu, Andi Kartini menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang di berikan oleh pemerintah pusat atas pemberian penilaian kinerja 8 aksi konvergensi penurunan Stanting tingkat regional 1.
“Alhamdulillah hasilnya, Kabupaten Sinjai meraih peringkat pertama tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Terima kasih seluruh tim TPPS Kabupaten Sinjai atas kinerjanya yang luar biasa. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Sinjai atas segala dukungannya dan kepada seluruh OPD, atas sinergitasnya dan Kepada Tim Penggerak PKK yang senantiasa membersamai setiap gerak langkah kita,” ungkap AKAR.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi menjelaskan sesuai arahan Presiden, tahun 2022 ini prevalensi Stanting di Indonesia harus diturunkan setidaknya menjadi 3 persen melalui intervensi spesifik dan sensitif.
“Dan yang terpenting harus di lakukan adalah penguatan implementasi di tingkat posyandu tentunya keterlibatan TPPS di daerah masing- masing,” harap Teguh.








