Polisi Temukan 11 Ekor Sapi Diduga Hasil Curian di Wilayah Kajang Bulukumba

  • Bagikan

Mediumindonesia.com, Bulukumba – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kajang, Polres Bulukumba menemukan 11 Ekor sapi diduga hasil curian di dua Lokasi yang berbeda di wilayah Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kamis (21/4/2022).

Kapolsek Kajang AKP Muhammad Halim, membenarkan hal tersebut bahwa telah ditemukan 11 ekor sapi yang diduga merupakan hasil curian.

Pengurus Wilayah Persatuan Olahraga Domino Indonesia Sulawesi Selatan

“Ya, benar Personel bersama warga telah menemukan 11 ekor sapi yang di duga merupakan hasil curian. Ke 11 ekor sapi ditemukan di dua lokasi yang berbeda di kecamatan Kajang,” jelasnya.

AKP Muhammad Halim menyebutkan, dari ke 11 sapi yang ditemukan, pemiliknya ada 5 orang namun yang melaporkan kejadian kehilangan ternak sapinya hanya seorang yang bernama Tini.

“Dari 11 ekor sapi yang ditemukan tersebut 2 diantaranya di temukan di Dusun Dumpu Desa Sangkala dan 9 ekor lainnya ditemukan di Dusun Balangbina Desa Tanah Towa yang kesemuanya berlokasi di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba,” sebutnya.

Temuan 11 ekor sapi tersebut berawal ketika adanya Informasi dari warga kepada pihak Kepolisian Sektor Kajang Polres Bulukumba, yang menyampaiakn bahwa adanya sapi yang terikat pada kebun di sekitar jalan Dusun Balambina.

Sehingga Pihak Personel Polsek Kajang yang mendapatkan informasi langsung mendatangi lokasi yang dimaksud bersama dengan korban atau pemilik sapi dan beberapa orang warga lainnya untuk memastikan bahwa sapi yang dimaksud merupakan milik korban Tini.

“Saat setelah tiba dilokasi, pemilik atau korban meyakini bahwa sapi yang diemukan tersebut adalah miliknya sebanyak 3 ekor, sementara 4 ekor lainnya merupakan milik korban lainnya,” kata Muhammad Halim.

AKP Muhammad Halim, juga menyampaikan bahwa ke 11 ekor sapi yang ditemukan tersebut kini telah diserahkan ke pemilik masing - masing, namun proses hukum tetap akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak penyidik.

Kasus kehilangan ternak dikatahui ketika seorang korban bernama Tini yang beralamat di Jannaya Desa Lembanna telah melaporkan kepihak Polsek Kajang bahwa telah kehilangan ternak pada Senin 18 April 2022 lalu.

 

Penulis: AB Riyadi

  • Bagikan

advertisement