Harga Anjlok Hingga Rp3000 Per Kg, Petani Porang di Sinjai Menjerit

  • Bagikan
Tanaman Porang. (Int)

Mediumindonesia.com, Sinjai - Puluhan petani dan pengusaha Porang di kabupaten Sinjai keluhkan anjloknya harga jual beli Porang yang sebelumnya menjadi komoditi atau bisnis dibidang pertanian yang cukup menjanjikan.

Hal tersebut sangat dirasakan dan berdampak pada petani dan pengusaha Porang yang kian hari makin merosot harga jualnya.

Pengurus Wilayah Persatuan Olahraga Domino Indonesia Sulawesi Selatan

Abi salah satu petani Porang menyebutkan, awal harga buah porang porang mencapai Rp7000-8000 per kilogram, saat ini hanya berkisar Rp3000 perkilogram di tingkat petani.

“Jujur agak kecewa, karena tetiba anjlok harganya,” katanya. Jumat, (15/4/2022).

Olehnya itu, kata Abi, pemerintah harus berperan dan segera turun tangan untuk mengatasi anjloknya harga porang, juga harus turun tangan memantau harga mulai dari industri, distributor di Makassar.

“Pemerintah harus hadir memberi solusi petani atas kondisi ini,” harapnya.

Lanjut dikatakannya, sejumlah petani di Sinjai dengan terpaksa menjual porangnya dengan harga yang murah. Pasalnya mereka harus membeli banyak kebutuhan pokok selama Ramadhan.

“Tahun lalu, harga porang sempat turun pada harga Rp4000 per kilogram. Namun pasca lebaran Idulfitri, harga porang kembali naik menjadi Rp6000 per kilogram,” tambahnya.

Terpisah, Anggota DPRD Sinjai, Andi Jusman yang berkecimpung di Industri Porang mengatakan, saat ini industri porang di Sulsel belum buka. Sementara petani sedang membutuhkan keperluannya, sehingga terpaksa porang di jual murah.

“Di Sulsel (Industri Porang) Inikan belum buka, sementara petani Porang harus memenuhi keperluan dan kebutuhan pokok sehingga mereka menjual murah porangnya,” singkatnya.

Penulis: Syarif

  • Bagikan

advertisement