Pengguna Tol Pasuruan Curhat Dilempar Batu, ini kata Pengelola

  • Bagikan
Ist

MediumIndonesia.com Pasuruan – Pengguna jalan tol di wilayah Pasuruan menjadi korban pelemparan batu. Curhatnya ia sampaikan melalui video pendek yang kemudian diunggah ke medsos.

Pengelola Tol Gempol-Pasuruan yang dirujuk dalam video itu menyayangkan korban menyampaikan peristiwa yang menimpanya ke medsos. Seharusnya ia langsung lapor ke pihak berwenang.

“Kalau video nggak bertuan ngeceknya gimana. Dia nggak lapor ke kita. Seharusnya kalau benar terjadi kan bisa menghubungi info pelayanan tol. Kenapa nggak lapor ke info tol, kan bisa memudahkan kita mengambil langkah,” kata Manager Operasional Jasa Marga Tol Gempol-Pasuruan, Susilo, Kamis (2/9/2021).

Susilo mengatakan jika korban lapor ke pihak tol, kemungkinan bisa mengajukan klaim. “Kalau benar terjadi kemudian lapor ke kita, bisa diajukan klaim,” terangnya.

Baca Juga:   Keroyok Anggota TNI, Pemuda Diancam Tujuh Tahun Penjara

Susilo belum bisa memastikan kebenaran lokasi dalam video itu di Tol Gempol-Pasuruan. Korban hanya mengklaim kejadian di Bangil. Tak ada petunjuk dalam video baik papan nama atau tanda yang menunjukkan lokasi.

“Makanya kami melakukan penyelidikan. Kita sudah menghubungi polisi sektor dan babinsa untuk mencari kebenaran dari video tersebut,” terang Susilo.

Diberitakan sebelumnya, pengguna jalan tol di wilayah Pasuruan curhat di medsos menjadi korban pelemparan batu. Ia menyebut lokasi kejadian di KM 782 Tol Bangil.

Tertulis dalam video itu ‘KM 782 Tol Bangil, 8 korban pelemparan batu… Selalu waspada dolor.’

“Hati-hati, daerah KM 782 Bangil ada pelemparan batu di tengah tol. Ini saya kena ini,” kata pria dalam video.

Baca Juga:   Berulah Kembali, Seorang Residivis Di Soppeng Dimassa Hingga Tewas

“Ada delapan mobil kena semua… Delapan mobil kena semua,” lanjut pria tersebut.

Merujuk lokasi ‘Tol Bangil’ yang disebut pria dalam video itu, peristiwa tersebut diduga terjadi di ruas Tol Gempol-Pasuruan. Ruas tol ini melintasi wilayah Gempol, Beji, Bangil, Rembang hingga Kota Pasuruan.(*)

  • Bagikan

advertisement
Terima Update Berita    OK No thanks