Seorang Nelayan Asal Pulau Satando Kabupaten Pangkep di Kabarkan Hilang Saat Melaut

Seorang nelayan dilaporkan hilang oleh warga di perairan antara pulau Laiya, Polewali , dan pulau Karanrang, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara kabupaten Pangkap
Kepala desa Pulau Satando, saat di konfirmasi di pelabuhan Maccini baju Kabupaten Pangkep (Dok. Mia)

Mediumindonesia.com, Pangkep – Seorang nelayan dilaporkan hilang oleh warga di perairan antara pulau Laiya, Polewali , dan pulau Karanrang, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara kabupaten Pangkap. Nelayan yang keluar mencari ikan ini diduga tertabrak kapal Kargo karena di temukan serpihan kapal saat para nelayan melakukan pencarian awal, Selasa 28 November 2028.

Saiful (31) Asal pulau Satando, keluar melaut pada senin, 27 November 2023 sekitar pukul 17.00 Wita. Saat pagi hari para nelayan yang keluar melaut biasanya di sore dan malam hari akan kembali dari laut tapi bapak Saiful hingga sekitar pukul 09.00 pagi belum juga kembali.

Para nelayan yang mendengar kabar, melakukan pencarian di sekitar area dimana para nelayan pulau Satando biasa mencari ikan.

Sekitar 3 jam pecarian nelayan menemukan serpihan kapal dan jaring ikan milik bapak Saiful, hal ini kemudian di laporkan warga ke kepala Desa setempat.

“Saat saya mendapatkan laporan warga dan di tunjukkan serpihan kapal yang menurut nelayan milik bapak Saiful, saya langsung melaporkan bahwa ada warga saya yang hilang saat pergi melaut kemarin sore,” jelas Kelapa Desa Pulau Satando, H. Aburaerah.

“Bapak Saiful melaut sekitar jam 5 sore kemarin, biasanya kalau pergi sore itu pulangnya pagi, jadi hari ini mulai dari pagi warga pulau sudah lakukan pencarian, sekitar 3 jam pencarian warga menemukan serpihan kapal yang diduga kuat milik bapak Saiful “, tambah kepala desa.

Dari kejadian ini, kasat Polairud polres Pangkep Iptu Rado Manik saat dikonfirmasi membenarkan kabar mengenai hilangnya salah seorang nelayan asal Pulau Satando.

“Betul ada informasi nelayan asal Pulau satando hilang di perairan Pangkep”, kata Rado Manik.