Ikla DPRD

Menyambut Ramadhan, Andi Sudirman Instruksikan ini untuk Penceramah, Imam Masjid, Hingga Marbot

  • Bagikan
Andi. Sudirman Sulaeman, Plt. Gubenur Sulawesi Selatan, memimpin agenda Coffee Morning di ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel.

Mediumindonesia.com, Makassar – Menyambut bulan suci Ramadhan, Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi untuk memprioritaskan pemberian vaksin kepada guru mengaji, penceramah, Dai’, dan marbot.

Andi Sudirman menegaskan, ini perlu dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan masyarakat dibulan suci Ramadan nanti.

“Saya juga minta ini dilakukan, karena mau Ramadhan, pengkhotbah, ustad, imam masjid, marbot, guru mengaji anak-anak itu divaksin semua. Bahkan termasuk tokoh agama lainnya seperti pendeta dan sebagainya itu divaksin semua,” tegasnya dalam agenda Coffee Morning, di ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (22/3).

Menurutnya, di bulan Ramadan nanti aktivitas masyarakat khususnya umat muslim, akan lebih banyak dilakukan untuk beribadah di masjid dan tempat-tempat pengajian. Sehingga kalangan inilah yang akan lebih sering berinteraksi dengan masyarakat.

Baca Juga:   Bupati Dan Wabup, Periksa Administrasi Dan Fisik Seluruh Kendaraan Dinas Pemkab Bulukumba.

Andi. Sudirman Sulaeman dalam kesempatan itu, juga kembali menegaskan kepada Dinas Kesehatan untuk memprioritaskan pemberian vaksin kepada tenaga pendidik, mulai pengajar ditingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi, sampai pada bulan Mei nanti.

Menurutnya, tenaga pengajar ini harus diprioritaskan untuk menjalani vaksinasi karena berdasarkan target Presiden, sekolah tatap muka sudah akan dibuka pada Juni mendatang.

Untuk itu, Plt Gubernur berharap dinas terkait mendata jumlah semua guru yang ada di Sulsel untuk menjalani vaksinasi. Mengingat masih ada waktu tiga bulan yang bisa dimanfaatkan untuk memvaksin semua tenaga pengajar sebelum masuknya sekolah tatap muka.

“Ini kan Maret, April, Mei, dua bulan kedepan selesai semua guru, tercover semua guru,” katanya.

Baca Juga:   AWPI Gandeng Satuan Reskrim Polres Gowa Bahas Sistem Jurnalistik dan Pengembangan UMKM

Menurutnya tidak hanya tenaga guru, tenaga pengajar ditingkat perguruan tinggi juga harus menjadi target sasaran vaksinasi sebelum dimulainya proses belajar tatap muka.

Berdasarkan data dari yg disampaikan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, total sasaran vaksinasi di Sulsel sebanyak 6,4 juta orang yang dibagi dalam tiga kategori, yakni sumber daya kesehatan atau tenaga kesehatan, petugas publik dan lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Muhammad Ichsan Mustari menjelaskan, target pemberian vaksin untuk tenaga kesehatan pada tahap pertama dan kedua, sudah mencapai lebih dari 100 persen.

“Minggu ini sampai sampai dua minggu kedepan, kita terus usahakan vaksinasi kedua untuk para lansia dan petugas publik,” tutup Ichsan. (**/Kmr)

Baca Juga:   Ziarah Makam Covid-19 Macanda Dibuka Umum Dan Gratis, Ini Syaratnya
  • Bagikan