Ikla DPRD

Diduga PT. Semen Bosowa Maros Serobot Tanah Warga, Koalisi LSM Unras Di Polda Sulsel

  • Bagikan
Suasana unjuk rasa Koalisi LSM di depan Polda Sulsel

Mediumindonesia.com, Makassar – Gelombang protes terkait kepemilikan tanah bersertifikat Di Desa Siaung Kabupten Barru, terus digaungkan oleh Koalisi LSM Bersatu selaku pendamping non litigasi H.Rusmanto Mansur Efendy sebagai pemilik tanah bersertifikat nomor 001 Di Desa Siawung Kabupaten Barru.

Setelah dua kali pelaksanaan aksi Unras (Unjuk Rasa) di Lokasi Tanah, Desa Siawung, Kabupaten Barru, Koalisi LSM bersatu kembali melaksanakan aksi unjuk rasa didepan Mapolda Sulawesi Selatan, menyampaikan beberapa tuntutan terkait kasus dugaan penyerobotan tanah, sebagai terlapor adalah pihak PT.Semen Bosowa Maros ( PT.SBM ), Senin (22/3).

“Tuntutan melalui aksi Unras ini terus disuarakan agar pihak kepolisian Polda Sulsel memproses dan manindaklanjuti laporan pemilik tanah terkait dugaan penyorobotan tanah bersertifikat nomor 001 Desa Siawung Kabupaten Barru”, tegas Korlap Aksi Koalisi LSM Bersatu, Yahoka Mayapada.

Baca Juga:   Ini Disampaikan Bupati Andi Utta Saat Menerima Pengurus KONI Bulukumba

Ada beberapa poin inti yang disampaikan dalam aksi Unras tersebut. Diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh Pihak Kepolisian Daerah Sulsel. Agar memproses kembali laporan dugaan penyerobotan tanah, sebagai terlapor PT.Semen Bosowa Maros. Menuntut kepada Satgas Mafia Tanah Kepolisian RI agar menindaklanjuti dan mengevaluasi kasus dugaan penyerobotan tanah ini demi tegaknya hukum. Meminta pihak Polda Sulsel untuk melakukan gelar perkara terkait kasus ini.
Ini beberapa poin disampaikan dalam aksi unjuk rasa terebut dan juga dari beberapa orator aksi menyerukan kepada Kapolda Sulsel untuk mencopot Kapolres dan Kasatreskrim Polres Barru, karena diduga tak mampu menindak lanjuti laporan dugaan penyorobotan tanah di Desa Siawung Kabupaten Barru.

Baca Juga:   Sosialisasi P2L Melalui DAK NF, Dibuka Plt Kadis Ketahanan Pangan. Ini Yang Disampaikan

Aksi yang berlangsung tertib ini, pihak Polda Sulsel menerima beberapa perwakilan aksi Koalisi LSM bersama kuasa hukum, oleh Kanit Wasidik 1, AKBP. H. Abdul Rahman.
“Pihak kami akan secepatnya melakukan gelar Perkara, dan saat gelar perkara kami lakukan, semua perwakilan yang ada saat ini beserta dua belah pihak yang bersengketa akan di undang menghadiri gelar perkara tersebut”, jelas AKBP Rahman.

Sementara itu, Burhan Kamma, SH MH, selaku kuasa hukum H.Rusmanto Mansur Efendy, menyatakan dengan tegas bahwa “saya akan terus berjuang sampai dimanapun untuk memperjuangkan hak klien kami, karena hingga saat ini lokasi yang telah ditimbun oleh pihak PT Semen Bosowa, adalah milik sah klien saya sesuai sertifikat 001 Siawung”, tegasnya.

Baca Juga:   Reses di Bulukumba, AIA Utamakan Program Padat Karya

Di tempat yang sama, Haryanto Syam mewakili Lidik Pro menegaskan, “kami adalah salah satu lembaga kontrol yang benyak menyelesaikan masalah sosial atas perkara tanah, tentu prihatin dengan kasus ini, kami murni tepanggil untuk mengambil bagian mendampingi saudara H. Rusmanto sebagai korban penyerobotan. tutup pria gondrong yang mengkomandoi Bagian Bimpro DPN Lidik Pro(**/Kmr)

  • Bagikan