Ikla DPRD

Dugaan Korupsi BOK, Polres Bulukumba Resmi Menahan ER Sebagai Tersangka

  • Bagikan
Ipda Muhammad Ali, Kanit Tipidkor Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bulukumba

Bulukumba, mediumindonesia.com – Indikasi korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Dinas Kesehatan Bulukumba memasuki fase baru. Selasa Malam (9/3/), Polres Bulukumba resmi mengumumkan satu orang tersangka sekaligus menahan pada kasus ini.
Penyidik melakukan pemeriksaan maraton kurang lebih 8 jam hingga malam hari dan tepat jam 21.00 Wita tersangka resmi di tahan, dan tidak menutup kemungkinan proses Penyidikan selanjutnya, akan ada tersanka baru.

“Benar sudah ada satu orang yang ditetapkan tersangka dari hasil pemeriksaan perkara tanggal (9/3), namun tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah. Sekira minggu depan kami kembali akan melakukan gelar perkara di Polda untuk penetapan tersangka baru,” jelas Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali, Selasa (9/3).

Baca Juga:   Vaksinasi Masih Rendah di Bulukumba, Wakil Ketua DPRD: Jangan Percaya Hoax

“Lebih lanjut Ali menjelaskan, identitas tersangka berinisial ER dan mejabat sebagai Kasubag Keuangan Dinas Kesehatan Bulukumba dan sekaligus sebagai PPTK, dan pihak kami sudah tesmi melakukan penahanan tadi malam sekitar pukul 21.00 untuk 20 hari kedepan terhitung tanggal (9/3)” tegas Ipda Muhammad Ali.
Soal berapa jumlah tersangka baru nantinya, Ali tak ingin berspekulasi.
“Tergantung dari pekembangan penyidikan, bisa saja ada fakta-fakta baru lagi, setelah dilakukan penahanan,” beber Ali.

Dari hasil audit BPK pada kasus ini, ditemukan kerugian negara sebesar Rp.13,4 miliar.
“Temuan kami kan Rp.9,6 miliar. Setelah dilakukan audit BPK di tahun 2019 lalu ada Rp.11,7 miliar, dan ada juga 2020 yang tidak bisa dipertanggungjawabkan senilai Rp.1,7 miliar,” tutup Ali. (**aea)

Baca Juga:   Tiga Tersangka Baru Kasus BOK Resmi Ditahan. Ini Penjelasan Penyidik
  • Bagikan