28 Pengusaha Muda Berdialog dan Mengulang Janji Sumpah Pemuda di Kapal Phinisi

  • Bagikan
28 Pengusaha muda yang bergabung dalam Garda Nusantara Preneuer Sulawesi Selatan

Mediumindonesia.com, Makassar – 28 Pengusaha muda yang bergabung dalam Garda Nusantara Preneuer Sulawesi Selatan melaksanakan dialog yang bertema Berlayar Menjemput Mimpi di Kapal Phinisi Kota Makassar, Kamis (28/10/2021).

Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2021 sekaligus mengulang janji sumpah pemuda.

Dalam kegiatan dialog tersebut GNP menghadirkan pembicara seperti Akbar Yusuf (Wakil Ketua BPD HIPMI Sulsel Sekaligus COE PT Tamangapa Group dan Hari Paramuda BPP HIPMI.

Ketua Garda Nusantara Preneur Sulawesi Selatan Yuspratman Yunus mengatakan, kegiatan diskusi kita ini berbeda dengan diskusi sumpah pemuda sebelumnya.

“Diskusi ini, kita laksanakan di atas kapal phinisi kemudian kita berlayar mengelilingi beberapa pulau,” ucap yus.

Baca Juga:   Orang Tua Hafizah: Terimakasih Pak Andi Sudirman

Kegiatan dialog ini kita konsep sedemikian rupa sehingga para peserta bisa nyaman dan mendapatkan keseruan di dalamnya.

“Jadi, tidak seperti di warkop warkop ataupun hotel yang bisa membuat orang kaku dan kalau konsep ini bisa menikmati sunset sambil dialog,” ungkapnya.

Garda Nusantara Preneur Sulawesi Selatan selalu membuat diskusi untuk keberpihakan anak muda dan semata mata untuk mendorong anak muda bagaimana cara menciptakan lapangan pekerjaan.

“Bukan hanya berbicara melamar pekerjaan tapi berbicara membuka lapangan pekerjaan,”ungkap yus.

Karena GNP Sulsel ini tempatnya anak muda yang mulai usaha, belajar berusaha dan yang sudah jadi pengusaha

“Bagaimana anak anak muda sadar bukan hanya menjadi pemuda yang mengkritisi tapi juga menjadi pemuda yang memberi solusi termasuik problem di indonesi terkhusus di sulawesi selatan,”tambahnya.

Baca Juga:   Babinsa Ingatkan Keluarga Agar Iklas Dan Sabar

Hadirnya GNP Sulsel ini walaupun usahanya kebanyak UMKM tapi mampu memberikan kontribusi nyata.

“Dengan menghadirkan dua karyawan dan seterusnya, tapi kalau di kali banyak anak muda seperti ini itu bisa menghasilkan berapa ribu atau jutaan untuk lapangan pekerjaan baru,”tutupnya. (*)

Penulis: Rusmawandi RaraEditor: Redaksi
  • Bagikan
Medium Indonesia Apakah Anda ingin lanjut membaca berita Tidak Iya